Toxic Parents vs Harmonic Parents, Ini Bunda Ciri-Cirinya

0
95
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang penuh dari orang tuanya. Sayang, tanpa sadar banyak orang tua justru tergolong toxic parents. Orang tua mungkin berniat untuk memberikan segala hal terbaik untuk buah hati. Namun, caranya kurang tepat sehingga memicu perilaku toxic.

Hal ini tentu saja akan membawa dampak yang kurang baik dalam hubungan keluarga, terutama pada anak-anak.

Perilaku toxic parents yang sengaja ataupun tidak dapat menyebabkan kerusakan emosional dan mental Si Kecil. Maka, penting bagi orang tua untuk memahami ciri-ciri toxic parents dan bahayanya bagi anak.

Ciri Hubungan Keluarga yang Sehat

Sebelum mengetahui tentang toxic parents secara lebih lanjut, orang tua perlu mengetahui ciri-ciri hubungan keluarga yang sehat.

Seperti dikutip dari orami, berikut ini ciri-ciri hubungan keluarga yang sehat menurut ClinMed Journals!

  • Saling memahami emosi tiap anggota keluarga sebagai sesuatu yang wajar.

  • Adanya aturan yang jelas dan konsisten dalam keluarga, serta antar individu mampu merasa dihormati.

  • Memperlakukan anggota dengan hormat dan membangun tingkat fleksibilitas untuk memenuhi kebutuhan individu secara konsisten.

  • Semua anggota keluarga merasa aman dan terjamin (tidak takut akan pelecehan emosional, verbal, fisik, atau seksual).

  • Orang tua benar-benar mengasuh anak mereka dengan penuh tanggung jawab.

  • Orang tua memenuhi hak maupun kewajibannya (tidak mengharapkan anak mereka mengambil tanggung jawab sebagai orang tua).

  • Tanggung jawab yang diberikan pada anak sesuai dengan usia mereka, fleksibel, dan orang tua menjadi sosok yang pemaaf atas kesalahan anak.

  • Menyadari bahwa tidak ada keluarga yang sempurna dan bersikap realistis sehingga tidak menekan atau terlalu memaksa anak dalam melakukan sesuatu.

Apabila keluarga Bunda telah memenuhi kriteria atau ciri-ciri hubungan keluarga yang sehat seperti di atas, anak-anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di lingkungan keluarganya.

Jika sebaliknya, Ayah Bunda sebaiknya waspada karena bisa saja selama ini telah menjadi toxic parents bagi Si Kecil.

 

Ciri-Ciri Toxic Parents

Menurut studi dari European Journal of Sociology And Anthropology karakter anak ditentukan dari sebagaimana ia dilahirkan dan dibesarkan. Perilaku orang tua terhadap anak dapat sangat menentukan kondisi emosional dan mental Si Kecil sejak kecil bahkan hingga dewasa nanti.

Toxic parents biasanya tidak menyadari bahwa mereka orang tua yang toxic. Oleh karena itu, penting bagi Ayah Bunda mengetahui bagaimana ciri-ciri toxic parents. Berikut adalah ciri-ciri toxic parents:

  1. Selalu Mengutamakan Diri Mereka

Orang tua yang toxic akan mengesampingkan kepentingan anak dan mengutamakan diri mereka sendiri. Meskipun mengatakan bahwa mereka menyayangi Si Kecil, mereka akan selalu menempatkan keinginan dan kebutuhannya lebih dahulu dibanding anak.

  1. Tidak Peduli

Sikap tidak peduli pada anak juga merupakan ciri-ciri toxic parents, Bunda. Orang tua toxic tidak akan mempertimbangkan bagaimana kata-kata atau tindakannya dapat memengaruhi Si Kecil, atau bahkan melukai perasaannya. Toxic parents tidak suka mendengarkan pendapat anak dan selalu memaksakan pendapatnya sendiri.

  1. Tidak Simpati

Tidak menunjukkan simpati apapun kepada anak, bisa menjadi ciri-ciri toxic parents. Meskipun mereka tahu anaknya terluka, mereka akan memilih berpura-pura tidak tahu atau bahkan tidak mempedulikannya. Toxic parents tidak akan berpikir tentang rasa sakit yang dirasakan Si Kecil karena menganggap bahwa hal tersebut biasa dan tidak perlu dibicarakan.

  1. Sering Berperilaku Kasar

Orang tua toxic akan sering berbicara dan bertindak kasar kepada anak. Toxic parents sering kali meluapkan kemarahannya dengan kasar secara verbal maupun nonverbal. Hal inilah yang dapat memengaruhi pertumbuhan psikologis Si Kecil.

Tanpa disadari, Si Kecil akan tumbuh menjadi pribadi yang penakut dan penuh kecemasan atau bahkan menjadi pribadi yang sama-sama memilih kekerasan sebagai jalan keluar.

  1. Menuntut Anak

Si Kecil akan dibuat untuk selalu menuruti keinginan orang tuanya, bahkan jika itu bukan hal yang baik.

Sebenarnya tidak salah mengarahkan anak untuk memilih atau melakukan sesuatu, tetapi jika itu melampaui kemampuan anak, tentu akan membuat anak merasa tertekan.

  1. Meremehkan Anak

Ketika orang tua memperlakukan anak selalu seperti anak kecil dan mengabaikannya secara terus menerus, ini termasuk ciri-ciri toxic parents, Moms.

Orang tua yang toxic tidak pernah menganggap pendapat anak dan akan selalu meremehkan semua hal yang anak lakukan. [ ]

5

Redaksi: admin

908