Jenis Makanan untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak agar Jenius, Yuk Bunda Perhatikan 20 Sumbernya

0
22
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID РР Setiap orang tua pasti ingin anaknya tumbuh dengan kecerdasan tinggi dan jenius. Untuk mendapatkannya, ada berbagai hal yang bisa Bunda lakukan, termasuk memberikan Si Kecil makanan bergizi.

Pada umumnya, seluruh nutrisi yang terkandung di dalam berbagai makanan sangat penting dan bermanfaat bagi pertumbuhan otak Si Kecil. Namun, beberapa diyakini berperan lebih besar dalam tahap awal perkembangan anak.

Melansir dari laman WebMD, dan dikutip dari haibunda, sebuah penelitian menunjukkan bahwa asupan nutrisi dan makanan tertentu bisa membantu mendukung perkembangan otak. Sehingga, makanan ini bermanfaat bagi fungsi kognitif selama masa kanak-kanak dan remajanya.

Makanan Untuk Tingkatkan Kecerdasan Anak

Merangkum dari berbagai sumber, ada beberapa makanan yang bisa Bunda berikan pada anak untuk tingkatkan kecerdasan anak. Kalau penasaran, berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:

  1. Telur

Telur merupakan salah satu makanan bergizi lengkap yang bisa Bunda berikan untuk merangsang kesehatan otak anak. Telur mengandung nutrisi penting seperti kolin, vitamin B12, protein, dan selenium. Kolin sendiri merupakan nutrisi yang sangat penting untuk perkembangan otak.

  1. Yoghurt

Melansir dari laman Medical News Today, yoghurt juga dapat menjadi pilihan camilan yang baik untuk merangsang kecerdasan dan fungsi otak anak. Produk olahan susu ini merupakan sumber yodium, yang dibutuhkan tubuh untuk perkembangan otak dan fungsi kognitif.

Yoghurt juga memiliki banyak nutrisi lain yang penting untuk perkembangan otak anak, termasuk protein, seng, B12, dan selenium.

  1. Aneka Seafood

Seafood seperti ikan merupakan salah satu sumber nutrisi yang sangat penting untuk fungsi otak, termasuk asam lemak omega-3, yodium, dan seng. Tubuh membutuhkan seng untuk produksi dan perkembangan sel saraf, sedangkan asam lemak omega-3 diperlukan untuk fungsi otak yang optimal.

Selain ikan, beberapa jenis seafood lain seperti udang dan cumi juga memiliki kandungan nutrisi serta manfaat yang tidak jauh berbeda.

  1. Oatmeal

Bingung memilih menu sarapan yang bermanfaat bagi kecerdasan Si Kecil? Bunda bisa memberikan oatmeal. Ya, oatmeal juga menjadi salah satu jenis makanan perangsang kecerdasan otak anak.

Menurut konsultan gizi Sarah Krieger, MPH, RD, oatmeal memberikan energi yang sangat baik untuk otak anak terutama di pagi hari. Demikian dilansir Medical News Today.

  1. Buah Beri

Dilansir laman Medical News Today, berbagai jenis buah beri mengandung antioksidan flavonoid yang baik untuk otak. Antioksidan ini bisa membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif.

Manfaat positif konsumsi buah beri di antaranya berpotensi bisa meningkatkan komunikasi antar sel otak, serta membantu sel-sel otak membentuk koneksi baru yang bisa meningkatkan memori. Untuk kecerdasan otak anak, Bunda bisa memilih berbagai jenis buah beri seperti stroberi, blueberry, hingga murbei.

  1. Sayuran Hijau

Meski seringnya anak-anak kurang menyukai makanan yang satu ini, studi menunjukkan bahwa konsumsi sayuran sangat penting untuk kesehatan otak anak. Beberapa jenis sayuran hijau yang bisa Bunda pilih misalnya seperti bayam, kangkung, dan selada.

Sayuran-sayuran juga mengandung senyawa penting, termasuk folat, flavonoid, karotenoid, serta vitamin E dan K1. Salah satu penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang memiliki asupan folat yang cukup memiliki skor kognitif yang lebih baik daripada anak-anak dengan asupan folat yang tidak memadai.

  1. Ikan Salmon

Dilansir laman WebMD, ikan berlemak seperti salmon adalah sumber asam lemak omega-3, DHA, dan EPA yang sangat baik. Kandungan ini penting untuk pertumbuhan dan fungsi otak.

Faktanya, penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak asam lemak ini memiliki pikiran yang lebih tajam dan melakukan tes keterampilan mental dengan lebih baik.

  1. Alpukat

Alpukat memiliki kandungan lemak baik sebagai sumber energi guna menunjang aktivitas sehari-hari. Namun selain itu, alpukat juga mengandung serat dan vitamin E yang baik untuk perkembangan otak anak.

  1. Kacang-kacangan

Kacang istimewa karena mengandung protein dan karbohidrat yang kompleks. Tak hanya itu, kacang-kacangan juga sarat akan serat, Bunda.

Di dalamnya ada banyak vitamin dan mineral yang baik untuk otak. Kacang-kacangan juga bisa menjaga energi dan tingkat berpikir anak di sepanjang sore jika disantap saat makan siang.

  1. Ayam

Kaya akan protein dan berbagai nutrisi penting lainnya, ayam bisa menjadi menu makan yang sehat bagi Si Kecil. Ayam sangat tinggi vitamin B12, yakni vitamin yang larut dalam air yang sangat penting untuk tumbuh lebih tinggi. Ayam juga mengandung taurin, yaitu asam amino yang mengatur pembentukan dan pertumbuhan tulang.

Kandungan vitamin B12 dan kolin di ayam juga dapat mendukung fungsi dan perkembangan otak yang sehat. Kedua nutrisi tersebut penting untuk fungsi kognitif dan retensi memori anak.

  1. Ubi Jalar

Ubi jalar kaya akan vitamin A, yang dapat meningkatkan kesehatan tulang dan membantu Si Kecil tumbuh lebih tinggi. Jenis umbi-umbian ini juga mengandung serat larut dan tidak larut yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus.

Ditambah lagi, ubi jalar juga mengandung karotenoid dan antosianin. Karotenoid telah terbukti dapat memperlambat penurunan kognitif, sedangkan antosianin bisa meningkatkan daya ingat dalam pembelajaran.

  1. Jambu Biji

Jambu biji kaya akan vitamin A, C, B3, hingga B6, serta karotenoid dan polifenol yang cukup banyak. Karotenoid dikenal sebagai agen antioksidan dan anti-inflamasi yang sangat kuat.

Sifat-sifat ini memberikan banyak dukungan untuk sistem saraf dengan melindunginya dari radikal bebas, peradangan, dan kerusakan DNA. Sementara itu, polifenol bermanfaat karena sifat neuroprotektif yang dapat membantu mencegah kerusakan neurotoksin.

  1. Apel

Apel mengandung banyak quercetin, yang merupakan jenis polifenol flavonoid yang bisa melindungi sel-sel pembuluh darah otak dari stres oksidatif.

  1. Pisang

Buah untuk kecerdasan otak anak berikutnya yakni pisang. Buah manis ini mengandung triptofan, yang merupakan asam amino untuk menghasilkan berbagai protein penting, yakni melatonin dan serotonin.

Kedua protein ini penting untuk kesehatan otak dan kecerdasan otak, seperti serotonin bisa meningkatkan kapasitas memori dalam otak Si Kecil.

  1. Kacang-Kacangan dan Biji-Bijian

Jangan lupakan pentingnya nutrisi dalam kacang-kacangan dan biji-bijian. Keduanya juga mengandung banyak nutrisi dalam konsentrasi tinggi yang terkait dengan peningkatan fungsi kognitif, termasuk seperti vitamin E, seng, folat, zat besi, dan protein.

Penelitian menunjukkan bahwa makan kacang dapat membantu meningkatkan kualitas pola makan anak-anak dan meningkatkan asupan nutrisi penting, seperti lemak sehat, protein, dan serat.

 

  1. Kacang Merah

Kacang merah mengandung vitamin B1 yang dipercaya dapat meningkatkan fungsi saraf dan kognitif. Vitamin ini juga membantu produksi asetilkolin, yaitu zat yang membantu pengantar sinyal antar jaringan saraf. Hal ini dapat membantu meningkatkan fungsi memori anak dan perkembangan otaknya.

  1. Plum

Dikutip dari laman WebMD, selain apel, buah plum juga mengandung quercetin. Ini merupakan jenis khusus antioksidan yang dapat melawan penurunan keterampilan kognitif dan mental.

Kandungan penting pada plum sering kali terdapat pada kulit buahnya. Jadi jika memungkinkan pilihlah buah plum organik, cuci bersih, dan sajikan langsung sebagai camilan.

  1. Jeruk

Jeruk termasuk dalam jenis-jenis buah yang kaya akan vitamin C. Diketahui vitamin C pada jeruk juga bisa mengurangi risiko penurunan kemampuan otak.

Vitamin C juga membantu mengatur dopamin di otak yang memengaruhi memori, rentang perhatian, motivasi, dan suasana hati.

  1. Tomat

Tomat mengandung likopen yang cukup tinggi. Komponen ini juga dipercaya mampu membantu mengurangi stres oksidatif di otak.

Bahkan tak hanya bermanfaat bagi otak, likopen juga bisa membantu meningkatkan kesehatan jantung dan meningkatkan perlindungan terhadap sinar matahari.

  1. Daging Sapi Tanpa Lemak

Zat besi adalah mineral penting yang membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah satu sumber zat besi yang paling baik diserap tubuh.

Faktanya 1 ons daging sapi tanpa lemak per hari terbukti membantu tubuh menyerap zat besi dari sumber lain. Daging sapi juga mengandung zinc yang membantu daya ingat.

Semoga informasinya bermanfaat untuk Bunda dan Si Kecil, ya. [ ]

5

Redaksi: admin

900