Benarkah Susu Tambahan Dapat Cegah Stunting pada Anak? Ini Penjelasan Dokter  

0
25
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – –  Stunting merupakan salah satu kondisi yang kerap menyerang anak dan menjadi perhatian seluruh pihak. Meski begitu, benarkah susu tambahan efektif untuk mencegah stunting pada anak?

Stunting sendiri merupakan kondisi di mana pertumbuhan fisik anak terhambat secara kronis, Bunda. Dengan begitu, tinggi badan anak menjadi lebih pendek dari rata-rata yang diharapkan pada usia tertentu.

Dokter spesialis anak, Dr. Dian Sulistya Ekaputri, Sp.A, menjelaskan bahwa stunting dapat terjadi karena kekurangan nutrisi yang berlangsung pada periode awal pertumbuhan. Hal ini dimulai selama masa kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan Si Kecil.

“Stunting terjadi karena kekurangan nutrisi yang berlangsung pada periode pertumbuhan awal, biasanya dimulai selama kehamilan dan melanjutkan pada dua tahun pertama kehidupan anak,” ungkapnya dilansir dari haibunda.com.

“Stunting tidak hanya memengaruhi tinggi badan, tetapi juga dapat berdampak negatif pada perkembangan otak dan kesehatan anak secara keseluruhan,” lanjutnya.

Bisakah Susu Tambahan Cegah Stunting?

Dalam kesempatan yang sama, dr. Dian mengungkap bahwa susu tambahan memang bisa memberikan nutrisi tambahan untuk Si Kecil. Namun, susu tambahan tidak cukup untuk mencegah anak terkena stunting.

“Meskipun susu tambahan dapat memberikan nutrisi tambahan, pencegahan stunting melibatkan pendekatan yang lebih holistik. Susu tambahan sendiri tidak cukup untuk mencegah stunting,” kata dokter yang berpraktik di RS Kenak Medika Gianyar Bali ini.

Tips Cegah Stunting Pada Anak

Dokter Dian mengungkap terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah stunting. Berikut ini Bubun rangkumkan deretannya:

 

  1. Pemberian Gizi Seimbang

Pemberian gizi yang seimbang sangat penting untuk mencegah stunting pada anak. Si Kecil harus mendapatkan berbagai nutrisi mulai dari protein hingga kalsium.

“Penting untuk memberikan makanan yang kaya akan nutrisi seperti protein, zat besi, vitamin A, zinc, dan kalsium, bukan hanya bergantung pada satu sumber nutrisi,” jelasnya.

  1. Berikan ASI Eksklusif

Memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan anak akan membantu mereka terhindar dari stunting. Dokter Dian menjelaskan anak yang mendapat ASI eksklusif akan mendapatkan nutrisi yang optimal untuk pertumbuhan dan kekebalan tubuhnya.

  1. Pemberian MPASI yang Baik

Setelah 6 bulan memberikan ASI eksklusif, Bunda perlu mengenalkan makanan pendamping ASI (MPASI) pada Si Kecil. Kenalkan berbagai menu makanan sesuai dengan usianya, ya.

 

“Memperkenalkan makanan tambahan yang tepat dan sesuai usia, seperti sayuran, buah-buahan, dan sumber protein lain, untuk memenuhi kebutuhan gizi yang berkembang seiring pertumbuhan anak,” jelas dr. Dian.

  1. Perhatikan Kebersihannya

Memastikan kebersihan makanan dan tangan saat menyiapkan makan anak juga merupakan hal yang penting. Dokter Dian menjelaskan kegiatan ini dapat menghindari anak terkena infeksi.

“Memastikan kebersihan makanan dan tangan saat menyiapkan makanan untuk menghindari infeksi yang dapat memperburuk kondisi gizi,” ucapnya.

  1. Beri Stimulasi dan Perhatian

Hal lain yang tidak boleh terlupakan agar Si Kecil terhindar dari stunting adalah pemberian stimulasi dan perhatian. Misalnya saja melakukan interaksi positif hingga kegiatan kreatif.

“Mendorong stimulasi perkembangan yang baik melalui interaksi yang positif, permainan, dan kegiatan kreatif untuk mendukung perkembangan otak anak,” ungkap dr. Dian.

Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda. [ ]

5

Redaksi: admin

903