Bolehkah Mandi Junub Bareng Pasangan? Ini Penjelasan dan Caranya

0
83
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Pasangan suami istri yang telah selesai berjima’ wajib mandi junub (janabat) untuk menyucikan diri dari hadas besar. Dari Abu Hurairah r.a. Nabi Muhammad Saw. bersabda, “Apabila dia (laki-laki) telah menduduki tempat organ wanita kemudian melakukannya maka dia wajib mandi.” (Muttafaq ‘alaih dan dalam riwayat Imam Muslim dan Ahmad, ‘Meskipun belum keluar.’)

Selain sendiri, mandi junub boleh dilakukan bersama-sama.  Aisyah r.a. mengatakan, “Aku pernah mandi janabat bersama-sama Rasulullah Saw. dari satu bejana. Tangan kami berulang-ulang ke dalamnya” (Muttafaq ‘Alaih). Ibnu Hibban menambah, “Dan tangan kami bertemu di dalamnya.”

Seorang perempuan tidak harus mengurai dan membuka rambut ketika mandi junub. Allah Swt. dan Rasul-Nya telah memberikan keringanan, perhatikan hadits berikut ini.

Ummu Salamah bertanya, “Wahai Rasulullah, saya seorang perempuan yang berambut panjang dan bersanggul. Apakah saya harus membuka (mengurai) rambut saya yang disanggul untuk mandi haid dan junub?” Rasulullah Saw. menjawab, “Tidak, cukup bagimu menuangkan air di atas kepalamu tiga kali cidukan, kemudian siramlah badanmu dengan air. Dengan begitu engkau telah bersih.” (H.R. Muslim)

Mandi junub sebaiknya disegerakan. Namun, tidur dalam keadaan junub pun tidak dilarang. Hal ini didasarkan pada hadits berikut.Ibnu Umar pernah bertanya kepada Rasulullah Saw.,

“Bolehkah salah seorang dari kami tidur dalam keadaan junub (hadas besar)?” Beliau menjawab, “Ya, jika dia telah berwudhu.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Riwayat lain bahkan meringankan ketentuan ini, yakni boleh tidur sehabis berjima’ tanpa wudhu terlebih dahulu. Hal ini berdasarkan keterangan Aisyah r.a. yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah,

“Adakalanya Rasulullah Saw. tidur dalam keadaan junub sebelum beliau menyentuh air.”

Sebagaimana diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Aisyah r.a., yang dikutip dari buku Membingkai Surga Dalam Rumah Tangga karya Aam Amiruddin, cara mandi junub adalah sebagai berikut.

  1. Membaca basmalah lalu membasuh kedua telapak tangan tiga kali.

  2. Beristinja dan membersihkan segala kotoran yang terdapat pada kemaluan.

  3. Berwudhu seperti ketika hendak mengerjakan shalat.

  4. Menyela-nyela rambut dengan air.

  5. Menyiramkan air ke seluruh tubuh.

 

Redaksi: admin

983