Dampak Psikologi Anak Kurang Perhatian dari Orang Tua, 7 Hal Ini Yang Harus Ayah Bunda Perhatikan

0
123
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Banyak hal yang dapat memengaruhi tumbuh dan kembang anak. Salah satu yang penting dan tidak boleh terlewatkan adalah pemberian perhatian, Bunda.

Besar kecilnya perhatian yang Bunda dan Ayah berikan kepada anak akan berdampak pada pertumbuhan mereka. Tak hanya pada fisik dan tingkat akademis, hal ini juga sangat berpengaruh pada sisi psikologinya.

Pada masa kanak-kanal, bayi, dan prasekolah, sangat penting untuk memberikan pengasuhan yang dipenuhi dengan interaksi dan komunikasi timbal balik. Dengan begitu, anak belajar mempercayai dan mengandalkan orang tuanya melalui pengalaman positif yang diberikan.

Kepercayaan ini memungkinkan anak untuk mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Tak hanya itu, mereka juga bisa mengembangkan hubungannya dengan orang lain.

Dampak Psikologi Anak Kurang Perhatian

Ketika anak tidak mendapatkan perhatian yang semestinya dari Ayah dan Bunda, akan ada banyak dampak psikologis yang mereka rasakan di kemudian hari. Berikut ini dampak dampak psikologi anak kurang mendapat perhatian dari orang tua seperti dilansir haibunda.com:

  1. Terus Mencari Perhatian

Menilik dari laman Family Education, salah satu dampak yang paling jelas terlihat ketika anak kurang mendapat perhatian adalah mereka akan terus mencari perhatian kepada orang lain.

Anak akan mencari perhatian dengan berbagai cara. Misalnya mengganggu kelas di sekolah, menyela perkataan orang lain, atau membicarakan suatu hal tidak pada tempatnya.

  1. Anak Menuntut Waktu Dari Orang Tua

Anak-anak yang kurang perhatian tentu akan merasa kesepian. Biasanya, mereka memiliki sifat clingy dan menuntut waktu dari Bunda dan Ayah.

  1. Anak Menjadi Agresif

Dampak lain yang memperlihatkan anak kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya adalah mereka menjadi terlalu agresif atau destruktif. Anak juga mungkin memiliki masalah dengan kontrol impulsif dan cepat marah.

Beberapa anak mengalami kesulitan dalam interaksi sosial saat mereka kurang perhatian, Bunda. Selain itu, anak juga merasa kesepian atau terisolasi.

  1. Kurang Percaya Diri

Ketika merasa kesepian dan kurang diperhatikan, anak menjadi kesulitan dalam mengembangkan percaya diri dan memiliki harga diri yang rendah.

Anak merasa mereka tidak memiliki figur orang tua di dekatnya dan rentan memiliki kepercayaan diri yang rendah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan anak merasa diri mereka tidak berharga

  1. Stres Dan Menurunkan Kinerja Otak

Mengutip dari laman Washington Post, anak yang kurang perhatian dari orang tua akan melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin, Bunda. Hormon ini diketahui bisa memengaruhi kinerja otak baik secara psikologis maupun fisik.

“Dalam dua tahun pertama setelah anak dipisahkan dari orang tua, berdasarkan studi mereka cenderung mengalami penurunan kemampuan belajar. Ini didapat dari hasil nilai tes IQ yang jauh lebih rendah di kemudian hari,” ujar profesor pediatri di Harvard Medical School, Charles Nelson.

  1. Kehilangan Minat

Dikutip laman Parent Cue, anak yang kesepian dan kurang mendapat perhatian dari kedua orang tuanya mungkin akan kehilangan minat pada aktivitas yang pernah mereka nikmati. Terlebih jika kegiatan tersebut pernah dilakukan bersama dengan Bunda dan Ayah.

  1. Sering Bermasalah Di Sekolah

Anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tuanya kerap mendapatkan berbagai macam masalah di sekolah. Mereka juga bisa mengalami kesulitan dalam memberikan perhatian di kelas.

Jadi, yuk Ayah Bunda untuk terus selalu memberikan perhatian pada anak-anak untuk membangun masa depannya yang lebih baik. [ ]

5

Redaksi: admin

963