Perilaku Merokok Orangtua Bisa Sebabkan Anak Alami Stunting Lho, Ini Buktinya Bunda

0
132
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Media sosial belum lama ini dihebohkan dengan menu pendamping pencegahan stunting pada anak yang dianggap tidak sesuai dengan kebutuhan gizinya. Alhasil banyak masyarakat yang mengkritik menu makanan tersebut.

Merujuk pada persoalan tersebut, kejadian stunting ternyata tidak hanya diandalkan lewat makanan saja, lho! Kebiasaan lainnya pun dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan stunting, salah satunya berhenti mengonsumsi rokok. Karena hal itu dapat membuat anak menjadi stunting.

Menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta, perilaku merokok yang dilakukan orangtua ternyata sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak. Lantas mengapa hal tersebut bisa terjadi?

“Melalui asap rokok, orangtua perokok secara langsung memberikan efek pada tumbuh kembang anak,” kata Dinkes DKI Jakarta, dikutip dalam Instagram miliknya @dinkesdki, dilansir dari okezone.com, Senin (20/11/2023).

Jika dilihat dari sisi biaya pengeluaran belanja, jika orangtua adalah seorang perokok maka dia akan mengurangi ‘jatah’ keperluan lainnya seperti biaya kesehatan, pendidikan, dan lain-lain demi sebatang rokok, yang seharusnya hal itu bisa dijadikan keperluan anak untuk menunjang pertumbuhannya.

Selain itu, anak-anak yang tinggal di rumah dengan orangtua perokok kronis serta perokok transien juga cenderung memiliki pertumbuhan lebih lambat dalam segi berat dan tinggi, dibandingkan anak yang tinggal tanpa orangtua perokok.

“Orangtua tidak merokok akan tumbuh 1,5 kg lebih berat dan 0,34 cm lebih tinggi daripada mereka yang tinggal bersama orangtua perokok kronis,” ucapnya.

Lebih lanjut, anak dengan orangtua perokok kronis memiliki probabilitas mengalami stunting 5,5 Persen lebih tinggi dibandingkan dari anak yang berasal bukan dari orangtua perokok.

Untuk itu, Dinkes DKI Jakarta menyarankan agar orangtua menghindari rokok supaya anak terhindar dari stunting, serta memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang baik di masa depan.

Hari Anak Sedunia 2023 mendukung hak anak untuk hidup sehat. Salah satunya dengan pemenuhan gizi seimbang dan membuat mereka terhindar dari asap rokok.

Merujuk pada persoalan tersebut, kejadian stunting ternyata tidak hanya diandalkan lewat makanan saja, lho! Kebiasaan lainnya pun dapat dilakukan sebagai langkah pencegahan stunting, salah satunya berhenti merokok dan jauhkan anak dari rokok. Karena hal itu dapat membuat anak menjadi stunting.

Menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta, perilaku merokok yang biasa dilakukan orangtua ternyata sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan anak, kok bisa?

“Melalui asap rokok, orangtua perokok secara langsung memberikan efek pada tumbuh kembang anak,” tulis laporan Dinkes DKI Jakarta, dikutip dalam Instagram resmi @dinkesdki, Senin (20/11/2023).

Jika dilihat dari sisi biaya pengeluaran belanja, jika orangtua adalah seorang perokok maka ia akan mengurangi “jatah” keperluan lainnya. Salah satunya kesehatan, pendidikan, dan lain-lain demi sebatang rokok, yang seharusnya hal itu bisa dijadikan keperluan anak untuk menunjang pertumbuhannya.

Selain itu, anak-anak yang tinggal di rumah dengan orangtua perokok kronis serta perokok transien juga cenderung memiliki pertumbuhan lebih lambat dalam segi berat dan tinggi, dibandingkan anak yang tinggal tanpa orangtua perokok. [ ]

5

Redaksi: admin

956