6 Manfaat Membaca Cerita Untuk Si Kecil Sebelum Tidur, Yuk Bunda Jangan Lewatkan

0
139
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Membacakan cerita atau dongeng adalah salah satu cara menidurkan bayiyang lazim dilakukan. Cerita yang dibacakan bisa berasal dari buku dongeng atau dari imajinasi Bunda. Tidak sekadar membuat Si Kecil lebih mudah tertidur, membaca cerita juga punya berbagai banyak manfaat baik untuk Si Kecil.

 

Tidak heran jika beberapa ahli menganjurkan para orangtua baru untuk melakukan salah satu cara menidurkan bayi ini secara konsisten, salah satunya Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

 

IDAI bahkan menganjurkan orangtua untuk membacakan cerita sejak Si Kecil masih dalam kandungan, terutama saat kandungan memasuki usia 24-25 minggu.

 

Lalu, apa saja sebetulnya manfaat membacakan cerita untuk Si Kecil sebelum tidur? Seperti dikutip dari merries.co.id berikut ini manfaatnya:

  1. Mempererat Hubungan Antara Bunda dan Si Kecil

Membacakan dongeng sebelum tidur bisa menjadi ajang bonding antara Bunda dan Si Kecil. Saat membaca dongeng, Bunda akan membangun komunikasi antara Bunda dan Si Kecil lewat cerita

 

  1. Menambah Kosakata Si Kecil

Saat membacakan cerita, Bunda tentu akan mengucapkan berbagai kata yang berkaitan dengan kata tersebut. Kata-kata tersebut nantinya akan masuk dan diproses oleh Area Wernicke otak Si Kecil, sehingga kosakata Si Kecil pun bisa bertambah.

Area Wernicke sendiri merupakan bagian dari otak yang berada di area korteks otak besar. Bagian otak ini bisa membantu Si Kecil memproses setiap kata yang ia dapatkan selama Bunda membacakan cerita. Area Wernicke letaknya dekat dengan Area Broca dan fungsinya saling melengkapi. Adapun fungsi Area Broca adalah untuk memproses bahasa dan pemahaman bicara.

 

  1. Membantu Si Kecil Mengenal Emosi

Dalam bercerita, Bunda terkadang harus menunjukkan berbagai ekspresi dan emosi dari karakter yang Bunda ceritakan. Misalnya: marah,sedih, atau bahagia. Apa yang Moms lakukan itu rupanya bisa memberikan manfaat tersendiri bagi Si Kecil.

Setiap ekspresi yang Bunda tunjukkan selama membacakan cerita membuat Si Kecil jadi lebih tahu berbagai macam ekspresi dan emosi, serta bagaimana cara mengungkapkannya. Hal tersebut nantinya bisa membantu Si Kecil lebih mudah mengekspresikan emosinya saat usianya cukup besar.

 

  1. Merangsang Respon Si Kecil

Tidak jarang Si Kecil akan menunjukkan respon-respon tertentu saat Bunda bercerita, seperti menggerakkan tangan dan kaki atau menirukan ekspresi wajah Bunda. Hal ini merupakan tanda bahwa sel-sel dalam otak Si Kecil tengah aktif. Manfaat ini bisa didapatkan jika Bunda mampu membacakan cerita dengan ekspresi yang meyakinkan, serta menggunakan kata-kata yang menarik.

 

  1. Membantu Si Kecil Mengenalkan Berbagai Bentuk

Jika Bunda membacakan buku cerita, sebaiknya Bunda membacakannya sambil memperlihatkan gambar yang ada pada buku tersebut. Cara ini bisa membantu Si Kecil mengenal berbagai bentuk dan warna sejak dini. Manfaat ini bisa didapatkan jika Bunda menggunakan buku gambar yang memiliki gambar dan warna yang menarik.

 

  1. Membuat Si Kecil Jadi Terbiasa Tidur Malam

Membacakan cerita untuk Si Kecil sebelum tidur juga bisa membuat Si Kecil terbiasa tidur malam. Saat Bunda mulai bercerita, Si Kecil akan langsung menyadari bahwa waktu tidur malam sudah tiba.

 

Cara Membaca Cerita Untuk Si Kecil Sebelum Tidur

Supaya Si Kecil bisa mendapatkan manfaat dari cerita yang Bunda bacakan, Bunda harus membacakan ceritanya dengan cara yang tepat. Berikut ini adalah berbagai cara membacakan cerita untuk Si Kecil sebelum tidur yang bisa Bunda lakukan:

  • Bacakan cerita dengan lambat dan jelas, serta diselingi dengan jeda.

  • Jika cerita yang Bunda bacakan berasal dari buku cerita, Bunda harus menunjukkan gambar yang ada pada buku itu kepada Si Kecil supaya ia bisa mengenal berbagai bentuk dan warna. Ajari ia juga untuk membalik halaman buku cerita yang Bunda gunakan. Cara ini bisa membantu keterampilan gerak halus Si Kecil, terutama saat ia sudah memasuki usia 3 bulan.

  • Gunakan nada suara tertentu jika tokoh yang ada dalam cerita memiliki suara khas. Misalnya: jika tokoh tersebut adalah seekor kucing, Bunda bisa mengeong atau meniru suara kucing.

  • Bunda tidak harus membacakan cerita sampai tuntas. Bunda bisa bacakan ceritanya satu bab setiap harinya. Cara ini bisa membantu memancing rasa penasaran Si Kecil, terutama soal bagaimana kelanjutan cerita

  • Pilih cerita sesuai dengan usia Si Kecil. Jika ia masih newborn, pilih cerita yang menggunakan kata-kata sederhana, pendek, dan mudah diucapkan. Saat usianya semakin bertambah, Bunda bisa mulai memperkenalkan cerita dengan kosa kata yang lebih berbeda dan agak panjang. Jika Si Kecil sudah berusia 1 tahun, Bunda bisa mengajaknya untuk memilih buku ceritanya sendiri.

Membaca cerita untuk Si Kecil sebelum tidur bukanlah sekadar rutinitas belaka. Aktivitas ini juga bisa memberikan manfaat yang baik untuk tumbuh kembang Si Kecil. Jadi, tidak ada salahnya jika Bunda membaca cerita untuk Si Kecil secara rutin sebelum ia tidur dengan nyenyak.[ ]

5

Redaksi: admin

986