Cara Stimulasi Bayi 0 bulan Hingga 6 Bulan, Perhatikan Yang Ini Bunda  

0
264
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Stimulasi sangat diperlukan khususnya pada bayi. Namun Ayah Bunda perlu diperhatikan dengan seksama agar tidak salah stimulasi. Berikut ini cara menstimulasi bayi usia 0 hingga 6 bulan yang perlu di perhatikan

1.Stimulasi untuk bayi berumur 0-3 bulan. Berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Menunjukkan rasa cinta, kasih sayang, dan rasa aman. Caranya: berbicara dengan lembut, memeluk, mencium, membuai, dan menimang anak.

  2. Menirukan ocehan, gerakan, dan mimik anak. Caranya: mengajak anak berbicara dan memperdengarkan berbagai suara.

  3. Melatih anak membalikkan badan dari telentang ke telungkup. Caranya: bantulah memiringkan badan anak ketika telentang sampai dia dapat membalikkan badannya sendiri.

  4. Melatih anak mengangkat kepalanya ketika telungkup dan memperhatikan benda bergerak. Caranya: perlihatkan benda menarik/berwarna mencolok ketika anak telungkup agar ia mengangkat kepalanya.

  5. Melatih anak menggenggam benda. Caranya: sentuhkan pensil pada punggung tangan atau ujung jari anak agar ia belajar menggenggam.

 

  1. Stimulasi bayi umur 3-6 bulan.Untuk usia ini, aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan:

 

  1. Menunjukkan rasa cinta, kasih sayang, dan rasa aman. Caranya: berbicaralah dengan lembut, peluk dan cium anak sesering mungkin, sering membuai dan menimang anak.

  2. Melatih anak menirukan suara, bunyi, dan kata-kata. Caranya: tirukan selalu ocehan dan mimik anak sehingga ia akan menirukan pula.

  3. Melatih anak mencari sumber suara. Caranya: arahkan wajah anak atau dekatkan ia ke sumber suara.

  4. Melatih anak untuk menyangga lehernya mengikuti gerakan tubuh. Caranya: pada posisi telentang, pegang lengan bayi dan tarik perlahan-lahan ke posisi duduk. Jangan memaksa apabila anak belum mampu mempertahankan leher dan kepalanya mengikuti gerakan tubuh.

  5. Melatih anak duduk. Caranya: dudukkan anak pada alas datar yang keras sambil dipegang. Berikan mainan untuk menarik perhatiannya. Lepaskan pegangan pada anak pelan-pelan.

  6. Melatih anak menyangga badannya dengan kedua kakinya. Caranya: pegangi bawah ketiak anak dan angkatlah ke posisi berdiri di pangkuan ibu/bapak agar dapat bergerak naik turun menyangga badannya.

  7. Melatih anak menggunakan kedua tangannya dan menggenggam benda dengan kuat. Caranya: letakkan benda pada satu tangannya dan latihlah anak mengambil benda dengan tangan lainnya. Ajari anak bermain dengan kedua tangannya. Tariklah pelan-pelan benda yang digenggam anak agar ia belajar mempertahankannya.

  8. Melatih anak mengambil benda kecil sebesar biji jangung. Caranya: letakkan benda kecil sebesar biji jagung di depan anak, ambil benda itu sambil ia meniru mengambil. Awasi agar benda tersebut tidak tertelan.

  9. Melatih anak memasukkan makanan ke mulut. Caranya: berikan biskuit pada anak, sehingga ia dapat belajar memasukkan biskuit ke mulut dan menggigitnya.

  10. Melatih anak meraih benda/mainan. Caranya: letakkan mainan di luar jangkauan anak. Gerakkan mainan itu sampai anak tertarik dan berusaha meraihnya. Dekatkan mainan itu agar anak dapat meraihnya.

  11. Belajar bergaul dan bermain bersama. Caranya: ajari anak bermain “ciluk-ba”. Usakahakan agar ia gembira dan menikmati permainan ini.

5

Redaksi: admin

965