Sumber Vitamin dan Akibat Kekurangan, Perhatikan Ini Bunda

0
230
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Zat gizi mikro adalah nutrisi penting yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, terutama tubuh anak-anak dalam masa pertumbuhan. Zat gizi mikro terdiri dari vitamin dan mineral.

Meskipun jumlah yang diperlukan kecil, zat gizi mikro memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan, fungsi normal tubuh, dan pertumbuhan yang baik.

Pengetahuan tentang zat gizi mikro penting bagi Mama agar makanan yang disajikan mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan bagi pertumbuhan, perkembangan, dan kesehatan anak-anak.

Apa saja yang termasuk zat gizi mikro, baik dari sumber makanannya, manfaatnya, dan dampaknya apabila anak-anak kekurangan zat gizi mikro ini. Seperti dilansir dari popmama.com, berikut ini penjelasannya:

Vitamin

Vitamin adalah senyawa organik yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah yang sangat kecil namun berperan penting dalam menjaga kesehatan dan fungsi tubuh yang optimal. Vitamin tidak diproduksi oleh tubuh secara cukup, sehingga harus diperoleh melalui makanan atau suplemen.

Vitamin berperan dalam mengatur reaksi kimia dalam tubuh, mendukung pertumbuhan dan perkembangan, menjaga keseimbangan sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan rambut dan kuku, kesehatan kulit dan mata, perkembangan otak dan kecerdasan, sumber energi, serta pembentukan metabolisme.

Setiap vitamin memiliki peran khusus dalam tubuh. Kekurangan atau kelebihan vitamin tertentu dapat mempengaruhi kesehatan. Ada beberapa jenis vitamin, termasuk vitamin A, vitamin B kompleks (seperti vitamin B1, B2, B6, B12), vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K.

Misalnya vitamin C dan vitamin D mendukung sistem kekebalan tubuh anak-anak, membantu mereka melawan infeksi dan penyakit. Anak-anak dengan sistem kekebalan yang kuat lebih mampu melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme penyebab penyakit.

Jika anak kekurangan vitamin

Kekurangan vitamin pada anak-anak dapat mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan otak, sistem kekebalan tubuh, energi, dan kesehatan umum.

Jika anak kekurangan vitamin:

  • Kekurangan vitamin A

Dapat menyebabkan masalah mata seperti kesulitan melihat di malam hari (night blindness), keringat mata, serta masalah kulit dan sistem kekebalan tubuh yang melemah.

  • Kekurangan vitamin C

Dapat menyebabkan penyakit skorbut, yang ditandai dengan masalah gusi yang berdarah, lelah, dan lemah.

  • Kekurangan vitamin D

Dapat mengganggu pertumbuhan tulang dan menyebabkan kelainan seperti rakhitis, yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan mudah patah.

  • Kekurangan vitamin E

Jarang terjadi pada anak-anak, tetapi dapat menyebabkan masalah saraf dan otot.

  • Kekurangan vitamin K

Dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah dan berisiko menyebabkan pendarahan yang berlebihan.

  • Kekurangan vitamin B kompleks

Masing-masing vitamin B memiliki peran unik, tetapi secara umum, kekurangan vitamin B kompleks dapat menyebabkan masalah kulit, kerusakan saraf, anemia, serta masalah kesehatan lainnya.

 

  • Kekurangan vitamin B12

Dapat menyebabkan anemia, lelah, masalah neurologis, dan gangguan pertumbuhan.

  • Kekurangan asam folat (Vitamin B9)

Dapat menyebabkan anemia, masalah pertumbuhan, dan gangguan perkembangan sel darah merah.

 

Makanan yang menjadi sumber vitamin:

  • Vitamin A

Ditemukan dalam makanan yang kaya akan beta-karoten, seperti wortel, labu, ubi jalar, serta sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kale. Juga ditemukan dalam produk susu, kuning telur, dan hati.

  • Vitamin C

Terdapat dalam buah-buahan seperti jeruk, stroberi, kiwi, serta sayuran seperti paprika merah, brokoli, dan tomat.

  • Vitamin D

Dapat diproduksi oleh tubuh kita saat kulit terkena sinar matahari, namun juga ditemukan dalam ikan berlemak seperti salmon dan tuna, serta dalam produk susu yang diperkaya vitamin D.

  • Vitamin E

Terdapat dalam biji-bijian seperti biji gandum, biji bunga matahari, dan kacang-kacangan. Juga ditemukan dalam minyak nabati dan sayuran berdaun hijau.

  • Vitamin K

Ditemukan dalam sayuran berdaun hijau seperti bayam, brokoli, dan kale. Juga terdapat dalam hati dan produk susu.

  • Vitamin B kompleks:

– Vitamin B1 (Tiamin): Ditemukan dalam biji-bijian utuh, daging, kacang-kacangan dan kentang.

– Vitamin B2 (Riboflavin): Ada dalam susu, daging, telur, dan biji-bijian.

Vitamin B3 (Niasin): Terdapat dalam daging, ikan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B5 (Asam Pantotenat): Ditemukan dalam banyak jenis makanan, termasuk daging, telur, dan sayuran.

  • Vitamin B6 (Piridoksin): Ada dalam daging, ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

  • Vitamin B7 (Biotin): Terdapat dalam telur, daging, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B9 (Asam Folat): Ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, serta dalam buah-buahan.

  • Vitamin B12 (Kobalamin): Umumnya ditemukan dalam produk hewani seperti daging, ikan, dan produk susu.

  • Vitamin H (Biotin): Ditemukan dalam telur, kacang-kacangan, dan sayuran.

  • Vitamin P (Bioflavonoid): Ditemukan dalam buah-buahan seperti jeruk dan anggur, serta dalam sayuran berwarna cerah.

Pengetahuan tentang zat gizi mikro membantu Bunda untuk memilih makanan yang kaya akan vitamin dan mineral yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak. Ini membantu memastikan bahwa anak-anak mendapatkan nutrisi yang tepat selama fase pertumbuhan mereka. Semoga bermanfaat. [ ]

5

Redaksi: admin

850