Hadits Adab Makan dan Minum dengan Tangan Kanan, Ajarkan Ini Pada Anak

0
228
ilustrasi foto: freepik

PARENTINGISLAM.ID – – Namun ada pengecualian untuk orang yang tidak bisa makan dengan tangan kanan. Tata cara makan ala Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam tercantum dalam hadis adab makan dan minum yang bisa Bunda jadikan pedoman. Mulai dari adab sebelum, ketika, sampai sesudah makan atau minum semuanya lengkap.

Nah, dari sekian banyak adab yang diajarkan, ada salah satu hal mendasar yang selalu orang tua ajarkan kepada anaknya, yaitu makan atau minum dengan tangan kanan. Hal ini dilakukan bukan hanya berdasarkan adat ketimuran saja, tetapi juga ada anjurannya dalam Islam, lho!

Yuk, simak hadis adab makan dan minum dengan tangan kanan secara lebih dalam berikut ini!

Hadis Adab Makan dan Minum

Hal yang perlu Bunda perhatikan ketika mengajarkan Si Kecil makan yaitu dengan menggunakan tangan kanan. Anjuran ini diperintahkan langsung oleh Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam dalam hadis riwayat Muslim yang berbunyi:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ

Artinya: “Jika salah seorang dari kalian akan makan, hendaknya makan dengan tangan kanan. Dan apabila ingin minum, hendaknya minum dengan tangan kanan. Sesungguhnya setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya.” (HR. Muslim)

Hadis tersebut secara terang-terangan menegaskan bahwa umat Islam hendaknya menggunakan tangan kanan untuk makan dan minum. Lain halnya dengan setan yang diketahui makan dan minum menggunakan tangan kiri, sehingga umat Islam dilarang untuk menyerupainya.

Menurut Syaikh Al-‘Utsaimin, apabila ada 2 orang muslim, dimana yang satu makan dan minum dengan tangan kanan, sedangkan yang satunya lagi dengan tangan kiri, maka orang pertama tersebut sedang menjalankan petunjuk Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.

Sementara orang kedua berada di atas petunjuk setan. Selain itu, Al-Tibi juga menjelaskan bahwa larangan menggunakan tangan kiri bertujuan supaya tidak menyerupai bala tantara setan. Ada pula beberapa hadis adab makan dan minum dengan tangan kanan yang sahih, di antaranya:

عَنْ عُمَرَ بْنَ أَبِي سَلَمَةَ يَقُولُ كُنْتُ غُلَامًا فِي حَجْرِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَتْ يَدِي تَطِيشُ فِي الصَّحْفَةِ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِي بَعْدُ

Artinya: “Dari Umar bin Abu Salamah berkata: “Waktu aku masih kecil dan berada di bawah asuhan Rasulullah SAW, tanganku berseliweran di nampan saat makan. Maka Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Ghulam, bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu.” (HR. Al-Bukhari)

عَنْ جَدِّهِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَأْكُلْ بِيَمِينِهِ وَإِذَا شَرِبَ فَلْيَشْرَبْ بِيَمِينِهِ فَإِنَّ الشَّيْطَانَ يَأْكُلُ بِشِمَالِهِ وَيَشْرَبُ بِشِمَالِهِ.

Artinya: “Dari kakeknya Ibnu Umar bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika seseorang diantara kalian makan, maka hendaknya dia makan dengan tangan kanannya. Jika minum, maka hendaknya juga minum dengan tangan kanannya, karena setan makan dengan tangan kirinya dan minum dengan tangan kirinya pula.” (HR. Muslim)

Pengecualian Makan dengan Tangan Kanan

Meskipun Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam sangat menganjurkan umatnya untuk makan dan minum dengan tangan kanan, ternyata ada pengecualian karena kondisi tertentu. Misalnya, kalau ada udzur seperti sakit, luka, dan sejenisnya sehingga membuat seseorang sulit makan dengan tangan kanan, maka orang tersebut boleh menggunakan tangan kirinya.

Namun, jika orang tersebut makan atau minum dengan tangan kiri secara sengaja, maka hal ini tidak diperbolehkan. Dalam hadis riwayat Ahmad, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam pernah melihat seseorang makan dengan tangan kiri lalu menegurnya:

عَنْ إِيَاسُ بْنُ سَلَمَةَ بْنِ الْأَكْوَعِ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ أَنَّ رَجُلًا أَكَلَ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِشِمَالِهِ فَقَالَ كُلْ بِيَمِينِكَ قَالَ لَا أَسْتَطِيعُ قَالَ لَا اسْتَطَعْتَ مَا مَنَعَهُ إِلَّا الْكِبْرُ قَالَ فَمَا رَفَعَهَا إِلَى فِيهِ

Artinya: “Dari Iyas bin Salamah bin Al Akwa’: Bapaknya telah menceritakan kepadanya, bahwa seorang laki-laki makan di samping Rasulullah SAW dengan tangan kirinya, lalu Rasulullah bersabda: “Makanlah dengan tangan kananmu!” Dia menjawab, “Aku tidak bisa.” Beliau bersabda, “Apakah kamu tidak bisa?” – dia menolaknya karena sombong-. Setelah itu tangannya tidak bisa sampai ke mulutnya.” (HR. Ahmad)

Hadis Adab Makan Menurut Kesehatan

Hadis adab makan dan minum menggunakan tangan kanan memiliki landasan agama dan medis yang terpercaya. Dalam Islam, Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam selalu mengajarkan umatnya untuk menggunakan tangan kanan untuk perbuatan yang baik, termasuk makan dan minum.

Sedangkan tangan kiri digunakan untuk hal-hal di luar itu, misalnya membersihkan najis dan kotoran. Dalam dunia kesehatan, salah satu bakteri yang bisa menimbulkan infeksi yaitu bakteri E. Coli (Escherichia Coli).

Bakteri ini banyak berkembang di kamar mandi dan di dalam usus manusia. Pada umumnya, sebagian besar bakteri ini memang tidak berbahaya. Namun, sebagian kecilnya bisa menyebabkan gangguan kesehatan berupa diare.

Cara untuk mencegahnya yaitu dengan cuci tangan pakai sabun supaya bakterinya mati, terutama sebelum makan. Nah, itulah pentingnya adab makan agar tak hanya mengikuti anjuran Rasulullah, tapi juga baik bagi Kesehatan. Demikian hadis adab makan yang penting untuk dilakukan. Semoga bermanfaat, ya! [ ]

Sumber: orami.co.id

5

Redaksi: admin

832