Waspadai Flu Singapura, Ini Tanda dan Cara Mengobatinya (Bag.2)

0
344
Anak minum obat ( ilustrasi foto: pixabay)

Cara Mengobati Flu Singapura

 

Tidak ada cara khusus untuk melakukan pengobatan flu singapura. Artinya, tidak ada obat yang secara spesifik diindikasikan sebagai obat flu singapura.

 

Pengobatan flu singapura pada anak atau pada dewasa sama saja. Yang dilakukan hanya menghilangkan gejala-gejalanya sambil berupaya menjaga asupan cairan dan kalori dalam jumlah yang cukup.

 

Biasanya penderita akan membaik dalam 7 – 10 hari setelah gejala pertama penyakit

 

Menurut dokter anak di CHOC Children Hospital di California, Jonathan Auth, MD, ada beberapa hal yang perlu diketahui saat melakukan pengobatan flu singapura di rumah, yaitu:

 

  1. Persiapkan Penghilang Rasa Sakit

Ayah dan Bunda bisa menanyakan kepada dokter anak tentang obat penghilang rasa sakit yang tepat seperti ibuprofen atau asetaminofen, dan ikuti prosedur dosis sesuai usia anak.

 

Professor pediatric di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore, Adam Spanier, MD, mengatakan bahwa, minum penghilang rasa sakit ini sebelum waktu makan akan membuat anak nyaman untuk mengunyah serta menelan baik.

 

Tak lupa, beritahu juga dokter anak Ayah dan Bunda bila suhu tubuh anak tetap tinggi setelah mengonsumsi obat penghilang rasa sakit tersebut. Namun, sebaiknya Ayah dan Bunda menghindari untuk memberikan aspirin pada anak untuk menghilangkan rasa sakit.

 

Menurut Journal of New Zealand Medicines and Medical Devices Safety Authority, penggunaan aspirin pada anak-anak tidak dianjurkan karena berisiko menyebabkan sindrom Reye.

 

Sindrom Reye adalah kondisi yang sangat jarang terjadi pada anak-anak. Namun, bisa berdampak serius karena menyebabkan peradangan dan pembengkakan otak dan degenerasi lemak pada hati.

 

  1. Jangan Biarkan Anak Mengalami Dehidrasi

Dr. Jonathan mengungkapkan agar Si Kecil tetap terhidrasi, baik dengan ASI atau susu formula, atau jika ia lebih tua maka ganti dengan air putih.

 

“Pantau terus produksi urine anak. Jika anak memiliki kurang dari 3 popok basah dalam satu hari, atau jika sedang dilatih toilet training dan mereka hanya pergi ke toilet kurang 3 kali, maka hubungi dokter anak,” tegasnya.

 

Cara lain untuk memastikan Si Kecil terhidrasi adalah produksi air mata basah.

 

Jika ia menangis tanpa air mata itu pertanda dia mungkin mengalami dehidrasi dan perlu segera menemui dokternya.

 

Selain itu, dehidrasi pada anak juga bisa ditandai dengan:

  • Mulut kering
  • Mata terlihat cekung
  • Titik lunak (fontanelle) di atas kepala terlihat cekung
  • Kulit kering dan dingin
  • Sifat lekas marah atau mudah rewel
  • Mengantuk
  • Pusing

  1. Konsumsi Makanan Dingin atau Lunak

Dalam pengobatan flu singapura di rumah, tentunya orang tua perlu memerhatikan asupan makanan anak. Namun, Ayah dan Bunda tak perlu khawatir jika memberikan es krim atau apapun yang dingin selama flu singapura memapar Si Kecil. Karena, makanan yang dingin serta mudah dimakan akan membantu redakan sakit tenggorokan dan mulut yang menyakitkan.

 

Tak ada salahnya membuat es susu, puding, saus apel, sup dingin, atau smoothie. Penting juga bagi orang tua untuk menghindari minuman panas, soda, dan makanan asam (jus jeruk, saus tomat, dll) karena dapat memperburuk rasa sakit yang diderita anak.

 

Melansir University of Southern California, karbonasi dari minuman seperti soda menimbulkan dua sensasi, yakni membuat mulut terasa asam dan menimbulkan rasa kesemutan di hidung dan tenggorokan. Sensasi terbakar yang dirasakan banyak orang saat meminum minuman berkarbonasi berasal dari saraf yang merespon sensasi nyeri dan suhu di hidung dan mulut.

 

  1. Air Kelapa

Melansir Firstcry Parenting, apabila Si Kecil terserang flu singapura, Bunda  bisa memberikan air kelapa. Air kelapa dapat mendinginkan tubuh dan lembut di perut.

 

Selain itu, air kelapa mengandung berbagai macam vitamin, mineral, elektrolit dan antioksidan. Air kelapa juga mengandung asam laurat yang dapat melawan virus penyebab flu singapura.

 

Memberikan air kelapa kepada anak dengan dapat meredakan rasa sakit di mulutnya dan menjaga tubuhnya tetap terhidrasi.

 

Moms pun dapat membekukan air kelapa dan meminta anak untuk mengunyah air kelapa beku tersebut untuk mengurangi rasa sakit di mulut yang disebabkan oleh sariawan.

 

 

  1. Minyak Hati Ikan Cod

Cara lain yang dapat Moms berikan sebagai salah satu perawatan anak yang mengalami Hand-Foot-and-Mouth Disease, yakni minyak hati ikan kod. Minyak hati ikan kod mengandung vitamin A, D, dan E yang bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memiliki sifat antimikroba.

 

Minyak hati ikan kod adalah obat yang baik untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit. Bunda dapat memberikannya kepada anak dalam bentuk kapsul atau dengan mencampur minyak hati ikan kod pada jus atau yoghurt.

 

  1. Kumur dan Mandi dengan Air Garam

Sariawan di mulut merupakan salah satu gejala dari penyakit Hand-Foot-and-Mouth Disease. Oleh karena itu, Moms bisa meminta Si Kecil untuk berkumur dengan air garam hangat 3-4 kali sehari, karena ini akan meredakan luka lecet dan sariawan di mulut yang menyakitkan.

 

Bunda dapat menggunakan garam meja biasa untuk membuat air kumur atau garam merah muda Himalaya. Namun, garam merah muda Himalaya lebih efektif karena dapat menyeimbangkan tingkat pH di dalam mulut.

 

Selain itu, Bunda bisa menambahkan garam Epsom ke air mandi anak untuk menenangkan ruam pada tubuh dan membantu anak sembuh lebih cepat dari gejala flu singapura. Garam epsom juga disebut sebagai magnesium sulfat, berkat komposisinya.

 

Menurut Journal of Immunology, magnesium dapat menghambat peradangan dengan mengurangi produksi sitokin inflamasi dalam tubuh. Jadi, ini bisa membantu dalam menenangkan lepuh dan ruam yang terkait dengan gejala.

 

Bunda mungkin dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial lavender atau lemon ke dalam air mandi garam Epsom yang dapat memberikan sedikit kelegaan pada anak.

 

  1. Lindungi Bagian Kulit yang Melepuh

Beberapa orang tua mempersiapkan salep seperti zinc oxide atau petroleum jelly. Hal ini untuk melindungi serta menyembuhkan lepuh yang mengganggu aktivitas buah hati selama pengobatan flu singapura berlangsung. Tapi, tanyakan terlebih dahulu dokter anak Moms dan Dads untuk pengaplikasian terbaiknya.

 

  1. Biarkan Anak Beristirahat

Penyakit flu singapura ini cenderung membuat Si Kecil merasa uring-uringan, terutama saat suhu tubuhnya sedang naik.

 

Jadi, Ayah dan Bunda siapkan diri untuk memeluknya agar dirinya bisa istirahat dengan tenang dan nyaman.

 

Cara Mencegah Flu Singapura

 

Ada beberapa tindakan yang bisa Bunda lakukan sebagai bentuk pencegahan penularan flu Singapura pada anak. Tentu saja tindakan-tindakan ini bisa mengurangi risiko Si Kecil tertular penyakit flu Singapura.

 

  1. Cuci Tangan

Mengajak Si Kecil untuk rajin cuci tangan dengan tepat adalah langkah pencegahan flu Singapura pada anak yang bisa dilakukan.

 

Pastikan untuk mencuci tangan dengan menyeluruh, terutama setelah menggunakan toilet, bermain di luar ruangan, dan saat mau makan. Ketika tidak ada sabun dan air, Moms bisa menyiapkan tisu basah.

 

Dalam jurnal American Society for Microbiology, disebutkan bahwa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun lebih efektif daripada menggunakan setetes gel hand sanitizer yang belum digosokkan.

 

  1. Disiplin Menjaga Kebersihan

Mengajarkan menjaga kebersihan kepada Si Kecil juga merupakan cara pencegahan flu Singapura pada anak yang bisa dilakukan.

 

Tunjukkan kepadanya cara Bunda membersihkan berbagai macam benda yang ada di sekitar serta menjaga kebersihan diri sendiri. Jelaskan juga, mengapa lebih baik tidak meletakkan atau memasukkan jari tangan ke dalam mulut.

 

  1. Hindari Penderita Flu Singapura

Apabila ada orang-orang di sekitar Si Kecil yang terkena flu Singapura, pastikan Bunda menghindari orang tersebut. Hal ini karena penyakit flu Singapura sangat menular. Bunda harus membatasi kontak antara Si Kecil dan penderita.

 

Jika ada temannya yang terserang penyakit ini, sebaiknya hindari dulu menitipkan Si Kecil ke daycare atau masuk sekolah hingga penyakit tersebut hilang dan temannya sembuh total. Itulah penjelasan mengenai flu Singapura. Yuk, Ayah Bunda biasakan jaga kebersihan untuk mencegah penularan penyakit ini!

 

 

Sumber: orami.co.id

5

Red: admin

830