Tips Agar Anak Rajin Shalat Berjamaah Di Masjid, Beri 8 Motivasi Ini

0
526
ilustrasi foto: pixabay

PARENTINGISLAM.ID – – Hampir semua orang tahu bahwasannya sholat berjamaah ini punya nilai pahala yang lebih besar. Apalagi jika dibandingkan dengan seholat sendirian. Banyak sekali pahala yang bisa kita dapatkan dengan melakukan sholat berjamaah ini.

 

Untuk itu anak-anak pun harus disemangati dan dimotivasi untuk ikut serta terbiasa shalat berjamaah dengan ayah dan teman-temannya. Berikut ini hal yang bisa Ayah Bunda sampaikan pada anak agar semangat shalat berjamaah di masjid.

 

1.Pahala 27 Derajat

Jika kita melakukan sholat sendirian, maka pahala yang kita dapat hanya satu pahala sholat saja. Atau tergantung dari bagaimana sholat kita. Sementara, ketika kita melaksanakan sholat berjamaah, pahala yang didapatkan akan lebih besar. Bahkan nilai pahalanya dari 25 sampai 27 derajat.

Hal ini sesuai dengan penjelasan hadits, dari Uma ra, Rosulullah Saw telah bersabda: “Sholat berjamaah lebih afdhal daripada sholat sendirian sebanyak 27 kali lipat.” (HR Bukhari dan Muslim)

2.Pahala Datang ke Masjid

Adapun pahala lain yang akan menyertai pahala sholat berjamaah, khususnya ketika Anda melaksanakan shalat berjamaah di masjid. Terlebih untuk laki-laki yang memang lebih baik mengerjakan sholat fardu berjamaah di masjid.

Adapun pahala yang didapatkan dari setiap satu langkah kakinya menuju masjid adalah satu pahala, dinaikkan satu derajat, dan dihapus satu dosanya oleh Allah. Sebagaimana dalam hadits shahiih pun sudah diterangkan:

“Barangsiapa yang berangkat menuju masjid untuk shalat berjamaah, maka satu langkah akan menghapus dosa dan langkah berikutnya dicatat sebagai amal kebaikan, baik pada saat berangkat maupun kembali.” (HR Ahmad)

3.Pahala Menunggu Shalat

Ketika Anda ingin mendapat pahala yang lebih melimpah lagi saat akan melaksanakan shalat berjamaah, maka manfaatkan waktu sebelum shalat. Pasalnya, ketika seseorang duduk di masjid karena menunggu datang waktu sholat, akan ada pahala yang setara dengan ketika dirinya melakukan shalat. Hal ini sesuai dengan hadits:

Salah seorang diantara kalian yang duduk untuk menunggu waktu shalat, maka dia dalam keadaan shalat selama tidak berhadats. Malaikat mendoakannya, “Ya Allah, ampunilah dia, ya Allah rahmatilah dia”.” (H.R Muslim)

Setelah Anda mengetahui beberapa pahala yang dihadirkan ketika melaksanakan sholat berjamaah, tentunya ada beberapa keutamaan yang dihadirkan dari sholat berjamaah ini. Lantas, apa saja keutamaan dari sholat berjamaah?

4.Pahala yang Berlipat

Keutamaan yang pertama tentunya kita akan mendapatkan pahala yang berlipat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa shalat jamaah bisa memberikan kita pahala yang banyak.

Bahkan, hanya melakukan shalatnya saja, kita sudah diberikan pahala sebanyak 27 derajat. Belum lagi ketika kita melakukan amalan-amalan lain ketika akan sholat berjamaah ini.

Terlebih untuk waktu-waktu tertentu. Seperti misalnya shalat shubuh jika dilakukan berjamaah, maka pahalanya akan sampai hingga 119 pahala. Di mana hal tersebut tercantum dalam hadist:

“Seseorang yang melaksanakan shalat shubuh berjamaah, maka orang itu akan mendapatakan pahala 119 kali dibandingkan dengan shalat sendiri.” (H.R Muslim)

Begitu pun dengan shalat isya yang mana ketika dilaksanakan secara berjamaah, bisa mendapatkan pahala sebanyak 59 kali lipat. Ini pun sudah dijelaskan dalam hadits:

“Seseorang yang melaksanakan shalat isya berjamaah, maka dia akan dapat pahala 59 kali lipat.” (H.R Muslim)

Tak hanya itu, ketika kita sedang sakit sehingga tidak bisa melaksanakan shalat berjamaah ke masjid, lalu akhirnya melaksanakan di rumah, maka pahala yang didapatkan pun sama seperti pahala kita shalat berjamaah di masjid. Luar bisa, bukan ganjaran pahala yang diberikan?

5.Didoakan Malaikat

Siapa yang tidak ingin didoakan oleh malaikat? Pasalnya, doa malaikat ini seringkali didengar oleh Allah. Rupanya, ketika sholat berjamaah, besar kemungkinan untuk kita mendapatkan doa malaikat. Terlebih jika ketika sholat berjamaah, Anda berada di shaf paling depat. Ini dijelaskan dalam hadits:

“Sesungguhnya para Malaikat memberikan shalawat kepada orang-orang yang berada di shaf pertama.” (HR. Ibnu Hibban)

Setelah keluar sabda tersebut, kemudian para sahabat pun bertanya kembali. “Apakah juga kepada orang-orang yang berada di shaf kedua wahai Rasulullah?” lalu, Rasul pun menjawab, “Juga kepada orang-orang di shaf kedua.” (Hasan: HR. Ahmad)

6.Naungan di Hari Kiamat

Ketika seseorang sudah terpaut dan termantapkan hatinya untuk senantiasa shalat berjamaah, utamanya dilakukan di masjid, maka dirinya sudah termasuk golongan yang mendapat naungan di hari kiamat nantinya. Tentunya hal ini akan sangat bermanfaat dan membantu kita ketika hari kiamat tiba. Hal ini pun seperti yang dijelaskan dalam hadits:

“Ada tujuh golongan yang dinaungi kelak di hari kiamat, salah satunya adalah orang yang  hatinya terpaut dengan masjid. Seorang pemuda yang hatinya terikat dengan masjid, orang-orang itulah yang akan mendapat perlindungan Allah saat hari Kiamat kelak.” (HR. Al Bukhori)

 

7.Terhindar dari Sifat Munafik

Sifat munafik termasuk salah satu sifat yang tidak disukai bahkan dibenci oleh Allah Ta’ala. Pada dasarnya, sifat munafik ini merupakan sifat yang sengaja dibuat atau ketika seseorang berpura-pura mengerjakan segala ajaran Islam, namun dalam hati dipungkiri. Sifat munafik ini termasuk sifat yang tercela karena hanya berpura-pura saja dalam melakukan ibadah.

Salah satu keutamaan dari sholat berjamaah inilah adalah bisa menghindarkan seseorang dari sifat munafik. Pasalnya, ketika seseorang rajin melakukan shalat ibadah ke masjid maka mencerminkan bahwa dirinya tidak merasa berat ketika akan menjalankan shalat. Seseorang dikatakan munafik jika tidak shalat berjamaah ini disebutkan dalam hadist berikut:

Aku telah melihat bahwa orang yang meninggalkan shalat jamaah, hanyalah orang-orang yang munafik. Di mana ia adalah munafik tulen. Karena bahayanya meninggalkan shlat jamaah sedemikian adanya, ada seseorang yang sampai didatangkan dengan berpegangan pada dua orang sampai ia bisa masuk dalam shaf”. (HR Muslim)

Selain hadits tersebut pun, masih banyak lagi hadits lainnya yang menerangkan bahwa salah satu sikap yang menunjukan seseorang munafik adalah dengan tidak melakukan shalat berjamaah.

Itulah mengapa, bagi umat Islam, khususnya laki-laki sebaiknya senantiasa melakukan shalat berjamaah. Agar bisa terhindar dari sifat munafik ini, apalagi dengan pahalanya yang berlipat, tentu lebih banyak keuntungan dan hikmah yang didapat.

8.Diampuni Dosa

Kita sendiri pastinya tahu bahwasannya diri penuh sekali dengan dosa-dosa dan kesalahan. Namun, terkadang kita malah membiasakan diri untuk menambah dosa dan tidak menambah amalan yang bisa menghapusnya.

Padahal, banyak sekali cara dan amalan  mudah yang bisa dilakukan untuk menghapus segala dosa yang ada. Salah satunya karena keutamaan shalat berjamaah. Di mana dengan melakukannya, kita bisa terhapus dari dosa.

Hal ini dijelaskan dalam sebuah  riwayat hadits dari Utsman bin Affan yang berkata bahwasannya pernah mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa berwudhu untuk melaksanakan shalat, lalu dia menyempurnakan wudhunya, kemudian dia berjalan untuk menunaikan shalat wajib yaitu  dia melaksanakan shalat bersama manusia atau secara berjamaah atau melaksanakan shalat di masjid, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya.” (HR. Muslim)

Allah sudah sangat baik sekali kepada setiap hamba-Nya, yang mana sudah memberikan banyak jalan untuk menebus segala dosa-dosanya. Lantas, mengapa kita masih saja lalai dan berbangga hati dengan dosa yang setiap hari dilakukan?

9.Menghindari Siksa Kubur

Dalam Tanbih al Ghafilin yang merupakan perkataan dari Abu al Lais as Samarkandi menerangkan ada beberapa keistimewaan dan keutamaan dari melakukan shalat jamaah. Beberapa keistimewaan itu diantaranya sebagai berikut:

– Allah akan memudahkan dirinya untuk menghadapi segala urusan hidup dan menghilangkan semua beban kehidupannya

– Allah akan senantiasa mengangkat atau meringankan siksa kubur

– Seseorang yang rajin shalat berjamaah akan dimudahkan ketika melewati shirat al Mustaqim dengan sangat mudah seperti halilintar

– Allah akan memasukkan orang tersebut ke dalam surga tanpa hisab

Meskipun begitu, semua keistimewaan ini harus dibarengi juga dengan bagaimana shalat tersebut didirikan. Apakah khusyu dan ikhlas? Atau hanya sekadar menunaikan kewajiban tanpa mendalami sholatnya.

Jika shalat bisa dilakukan dengan sebaik mungkin semata-mata untuk mengharap ridha Allah, bukan tidak mungkin bahwa balasan tersebut akan didapatkan dengan sangat mudah sesuai ketentuan Allah. [ ]

 

Diolah dari berbagai sumber

5

Redaksi: admin

903