Bingung Memilih Cara KB ? Ini 12 Cara Alami Yang Aman

0
768
Dalam pandangan Islam kehadiran anak bukan sekedar generasi penerus (foto: pixabay)
Dalam pandangan Islam kehadiran anak bukan sekedar generasi penerus (foto: pixabay)
PARENTINGISLAM.ID – –  Pada prinsipnya membatasi atau menjarangkan kelahiran itu dibolehkan. Ada banyak jenis alat kontrasepsi yang bisa dipilih, seperti KB suntik, obat hingga KB alami. Cara KB alami bisa jadi pilihan buat Ayah Bunda yang takut atau tidak cocok dengan KB suntik maupun obat.
Seiring dengan semakin majunya teknologi, metode kontrasepsi untuk mengontrol kehamilan pun semakin banyak. Obat-obatan dan alat-alatnya pun sudah semakin banyak jenisnya.
Sayangnya, metode kontrasepsi juga tidak memiliki ukuran standar yang cocok untuk semua orang. Tidak semua orang bisa cocok dengan metode-metode tersebut. Sehingga banyak wanita yang lebih memilih mengontrol kehamilan dengan KB alami.
Gita Pratiwi, 28 tahun, salah satunya. Ibu satu anak itu sudah pernah menggunakan berbagai metode kontrasepsi. Mulai dari KB pil, suntik, hingga IUD pernah dia coba. Dan tidak ada satu pun yang cocok. Saat menggunakan pil, Gita merasa nafsu makannya menurun.
“Karena masih ASI, takut pengaruh ke produksi ASI. Jadi akhirnya berhenti minum pil KB,” ceritanya.
Gita lantas mencoba KB suntik, namun berat badannya jadi naik. Bidan menyimpulkan bahwa Gita tidak cocok menggunakan KB suntik. Gita lalu mencoba IUD, tapi ernyata, IUD pun tidak cocok untuknya. Ia mengalami menstruasi tiada henti selama dua bulan.
“Karena nggak berhenti menstruasi itu, aku coba cek ke bidan lain. Katanya, itu pendarahan. Akhirnya IUD dicabut,” ujarnya.
Trauma dan Pilih Cara KB Alami
Serentetan pengalaman tidak menyenangkan itu membuat Gita trauma untuk mencoba metode kontrasepsi dengan alat atau obat lainnya. Ia dan suaminya memutuskan untuk menggunakan KB alami dengan metode kalendar dan seks terputus.
“Kasihan perempuan. Sakit melahirkan, masa harus merasakan sakit karena KB juga. Laki-laki jangan egois. Harus mengalah,” kata Angga, 33 tahun, suami Gita.
Pengalaman kurang menyenangkan saat menggunakan KB juga dialami Debie. Berbeda dengan Gita, Debie menggunakan KB IUD yang dipasang sesaat setelah Debie melahirkan secara SC.
Tiga bulan setelah melahirkan, Debie mulai merasa ada yang salah. Flek terus menerus muncul dan perut bagian bawah pun terasa nyeri.
“Akhirnya, aku cek ke obgyn-ku. Ternyata posisi IUD miring dan mengenai dinding rahim. Setelah dicopot, aku pakai KB alami (kondom),” cerita Debie.
 
Apa Saja Cara KB Alami yang Bisa Dilakukan Ayah Bunda?
Beberapa Bunda mungkin punya pengalaman tidak jauh berbeda. Jika sudah begitu, KB alami lah yang menjadi pilihan. Namun, banyak juga Bunda belum mengetahui KB alami apa saja yang bisa dipraktikan. Berikut ini cara KB alami yang bisa Ayah Bunda pilih.
  1. Menyusui
Menyusui sering disebut-sebut sebagai cara KB alami. Memang benar, dengan rutin menyusui secara langsung, setidaknya 4 jam pada siang hari dan 6 jam pada malam hari, tubuh Bunda akan secara otomatis berhenti ovulasi.
Tanpa ovulasi, Bunda tidak akan hamil. Bunda juga tidak akan mengalami menstruasi pada periode ini. Ini juga disebut dengan amenore laktasi.
  1. Metode Kalender
Metode kalender ini akan sangat membantu untuk mengontrol kehamilan atau sebagai cara KB alami. Jika sebelum-sebelumnya, Bunda harus menandai kalender, sekarang ini sudah banyak aplikasi yang bisa membantu mengetahui kapan masa subur dan kapan periode ovulasi. Dengan begitu, Bunda bisa mengontrol kehamilan.
 
  1. Ejakulasi Di Luar (Azl)
Cara KB alami selanjutnya adalah dengan ejakulasi di luar kemaluan istri. Ini artinya mencegah sperma bertemu dengan sel telur. Dengan begitu, sperma tidak akan bisa membuahi sel telur yang telah matang. Kehamilan yang tidak direncanakan bisa dihindari dengan metode ini.
  1. Kondom
Kondom adalah salah satu alat kontrasepsi paling ampuh untuk mengontrol kehamilan dan cara KB alami. Kondom termasuk alat KB alami karena pemakaiannya tidak melibatkan obat atau bahan kimia.
Selain untuk mengontrol kehamilan, kondom juga berfungsi untuk mencegah penyakit infeksi menular seksual (IMS).
  1. Pengecekan Masa Ovulasi
Pengecekan masa ovulasi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan pengecekan suhu basal alias suhu tubuh ketika baru bangun tidur. Suhu tubuh pasa masa ovulasi akan lebih tinggi dari suhu hari-hari biasanya.
Selain pengecekan suhu, masa ovulasi juga bisa diketahui dengan alat bantu, yakni test pack kesuburan. Di beberapa mini market dan apotek, Bunda bisa menemukan test pack kesuburan ini.
Pemeriksaan mucus atau lendir vagina juga bisa jadi cara untuk mengecek masa subur. Saat mucus sedang banyak, itu artinya Bunda sedang berada di masa subur.
 
  1. Kontrasepsi Darurat
Dalam kasus hubungan suami istri tanpa kondom atau gagal KB, seperti kondom rusak atau kegagalan minum pil kontrasepsi, dimungkinkan untuk menggunakan kontrasepsi darurat untuk mengurangi risiko kehamilan.
Namun, kontrasepsi darurat tidak boleh digunakan sebagai pengganti metode kontrasepsi biasa.cAda dua bentuk kontrasepsi darurat:
  • Pil Kontrasepsi Darurat
 
Bunda harus minum pil hormonal dalam 3 hari setelah berhubungan. Semakin cepat Bunda meminumnya, semakin efektif.
Jadi, Bunda harus meminumnya sesegera mungkin setelah berhubungan suami istri. Pil biasanya mengandung levonorgestrel kimiawi. Pil ini tersedia di dokter atau toko obat.
  • IUD Tembaga
 
IUD ParaGard dapat dipasang hingga 5 hari setelah berhubungan seks untuk mencegah kehamilan. Melansir Planned Parenthood, 99,9 persen efektif digunakan sebagai cara kb alami.
  1. Implan
Implan merupakan cara KB alami yang bisa dilakukan. Metode ini akan mengendalikan hormonal di dalam tubuh. Dokter akan memasukkan batang seukuran batang korek api ke lengan.Hal ini untuk melindungi dari kehamilan.
Secara prinsip kerja implan bekerja dengan melepaskan hormon progestin ke dalam tubuh, untuk mencegah ovulasi. Implan harus diganti setiap 3 tahun.
  1. Injeksi
Suntikan kontrasepsi (Depo-Provera) juga bisa dijadikan sebagai cara KB alami. Biasanya suntikan ini diberikan oleh dokter setiap 12 minggu.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), memiliki efektivitas yang tinggi hingga 99 persen untuk mencegah kehamilan apabila injeksi bila digunakan dengan benar.
 
  1. Diafragma
Diaphragm atau diafragma adalah metode kontrasepsi penghalang yang ditempatkan seorang dokter di dalam kemaluan wanita. Ini dapat menjadi cara KB alami.
Bunda harus memasukkan diafragma beberapa jam sebelum berhubungan. Kemudian, membiarkannya di tempatnya selama 6 jam setelah berhubungan suami istri, dan melepaskannya setelah 24 jam.
  1. Spons
Spons kontrasepsi merupakan metode cara KB alami yang dapat dibeli seseorang tanpa resep dokter. Terbuat dari busa poliuretan dan mengandung spermisida, spons ditempatkan jauh di dalam kemaluan Bunda untuk menghalangi masuknya rahim.
  1. Spermisida
Spermisida adalah bahan kimia yang menonaktifkan sperma. Ini tersedia untuk dibeli tanpa resep dan digunakan dengan bentuk kontrasepsi penghalang, seperti kondom. Bicarakan dengan dokter tentang cara paling efektif menggunakan spermisida sebagai kontrasepsi.
  1. Tutup serviks
Cervical cap atau tutup serviks juga bisa dijadikan sebagai cara KB alami. Ini adalah cangkir silikon lembut yang ditempatkan jauh di dalam kemaluan Bunda. Cervical cap ini akan menutupi leher rahim untuk menghentikan sperma mencapai sel telur.

 

Sumber: orami.co.id

5

Redaksi: admin

830