Keuntungan dan Manfaat Merangsang Kecerdasan Janin Dalam Kandungan

0
48
PARENTINGISLAM.ID – – Hal-hal lainnya yang dapat merangsang janin dalam rahim selain suara musik, suara ibu, atau ayahnya adalah gerakan, tekanan pada rahim, getaran, ataupun cahaya. Janin akan berusaha mengenali, menghafal, dan bereaksi terhadap masing-masing rangsangan tersebut.

 

Beberapa keuntungan yang didapat dengan keberhasilan merangsang janin dalam rahim adalah sebagai berikut.

 

  • Meningkatkan kemampuan penglihatan, pendengaran, pengenalan bahasa, motorik, kemampuan untuk tidur lebih baik, kapasitas belajar, ketenangan, bahkan kepercayaan diri pada masa yang akan datang.
  • Biasanya janin akan lebih aktif dan lebih berhasil dalam mengonsumsi ASI.
  • Hubungan kekeluargaan yang lebih erat dan sehat.
  • Sarjana Beatrice Manrique melaporkan kecerdasan (Inteligency Quotient) pada usia 3 tahun, 14 angka lebih tinggi pada skala Stanfort Binet.
  • Perkembangan saraf dan perilaku yang lebih baik pada skala Brazelton.
  • Perkembangan mental dan motorik yang lebih tinggi pada skala Bayley.
  • Mengajarkan pada orangtua tentang pentingnya memberikan lingkungan yang aman, penuh cinta kasih, dan menarik bagi janin dalam kandungan untuk kepentingan masa depan janin.
  • Setiap kali otak janin dalam kandungan dirangsang, akan terbentuk hubungan saraf yang baru.
 
Beberapa hal yang tak boleh lepas dari perhatian di  antaranya:
  • Ibu hamil harus menyadari bahwa proses belajar, menghafal, dan melakukan interaksi sudah mulai dilakukan sejak berada dalam kandungan.
  • Ibu hamil harus belajar relaksasi agar terhindar dari stres. Ibu hamil harus sadar bahwa stres sangat berpengaruh buruk pada janin, baik dalam pertumbuhan serta pengembangan kepribadian dan perilakunya di kemudian hari. Ibu hamil dan suami harus sangat berhati-hati dalam mengatur suasana kejiwaan dan alam pikiran ibu karena dapat berinteraksi langsung dengan janinnya.

 

Kata-kata buruk, marah, atau kebencian yang diungkapkan akan selalu direkam oleh memori janin, bahkan perasaan ibu yang tak terucap dapat direkam oleh janin.

 

Ayah yang marah-marah dengan perkataan yang kasar pada ibu hamil dapat menyebabkan keturunan yang berkepribadian depresif, gagap, dan tidak percaya diri. Bila ada kontak fisik, janin juga akan merasakan sakit yang ibu alami.

 

Ibu yang gemar bergunjing, ngerumpi, menonton tontonan yang buruk, sifat-sifat buruknya akan mendominasi kepribadian janin. Sebaliknya, bila ibu banyak melihat dan mendengar hal-hal yang baik, memakan makanan yang baik, berpikir positif, memperbanyak zikir, sifat-sifat positif tentunya akan mendominasi kepribadian janin.

 

  • Makan makanan yang baik dan berkualitas. Ibu hamil hendaknya lebih memerhatikan kepentingan kesehatan (baik itu kesehatan dirinya maupun janinnya) daripada selera.
  • Hindari semua zat berbahaya atau diduga bisa berbahaya seperti rokok, alkohol, napza, obat[1]obatan, zat kimia berbau menyengat, dan sebagainya.
  • Usahakan untuk bersikap selalu ceria.
  • Ajarkan hubungan rangsang dengan reaksi, contohnya bila janin menendang, belailah ia dengan lembut.
  • Ajari mengenali suara. Misalnya, mengajarkan tangga nada.
  • Bantu janin berkomunikasi dengan membelai, berkata-kata lembut, dan manja.
  • Ajarkan janin berbagai jenis suara, misalnya dengan berkata, “Nak, ini suara mobil.”
  • Ajari bahasa serta konsep ritme dan nada.
Semua rangsangan tersebut akan meningkatkan  equilibrium atau keseimbangan janin dan membangun  memori yang lebih luas. [ ]

Sumber: dirangkum dari buku Kehamilan yang Didamba, Ikhtiar Menggapai dan Merawat Kehamilan karya dr. H. Hanny Ronosulistyo, Sp.OG(K)., M.M. & Dr. H. Aam Amiruddin,M.Si

5

Redaksi: admin

823

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini