Peran PAUD untuk Perkembangan Anak, 5 Hal Ini Yang Perlu Orangtua Pahami

0
93
Anak PAUD sedang belajar ( ilustrasi foto: anakcerdas.com)
PARENTINGISLAM.ID –  -Semakin berkembangnya zaman tentu akan menuntut adanya berbagai macam perubahan termasuk dalam hal mendidik anak. Di zaman yang sudah sangat maju dan berkembang saat ini, orang tua mulai sadar betapa pentingnya memberikan pendidikan anak usia dini (PAUD). Baik itu belajar di rumah maupun dengan guru di sekolah.
Karena dianggap begitu pentingnya pendidikan usia dini tersebut, tidak heran jika banyak bermunculan sekolah khusus untuk anak PAUD. Sekolah PAUD atau biasa dikenal dengan nama preschool ini menjadi salah satu pilihan orang tua terutama yang sibuk bekerja.
Para orang tua yang sibuk bekerja cenderung tidak memiliki banyak waktu untuk mengajari anak secara langsung di rumah. Lantas, sebenarnya seberapa penting pendidikan anak pada usia dini tersebut? Nah, untuk mengetahui manfaat dari sekolah PAUD untuk anak, simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Memahami Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Beserta Tujuannya
Seperti yang sudah sedikit dibahas sebelumnya, pendidikan anak usia dini sekarang ini memang dianggap penting. Hal tersebut karena selain mengikuti perkembangan zaman, penerapan pendidikan sejak usia dini juga dapat mendukung perkembangan anak. Nah, untuk memahami lebih rinci tentang PAUD simak ulasan berikut.
  1. Pengertian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Sebelum membahas tentang tujuan dan pentingnya pendidikan usia dini, maka kita perlu memahami tentang pengertian dari PAUD itu sendiri. Anak usia dini merupakan kategori atau golongan anak yang berusia antara 3-6 tahun. Pada kisaran umur tersebut anak cenderung memiliki pola pertumbuhan dan dan perkembangan dalam aspek fisik, kognitif, kreativitas dan sosioemosiaonal yang unik.
Pada usia dini atau biasa dikenal dengan istilah ‘The Golden Ages’ merupakan masa yang hanya terjadi sekali saja dan tidak terulang kembali. Perlu diketahui, memasuki masa ini anak berada pada periode sensitif dimana mudah sekali dalam menerima pembelajaran dari lingkungan sekitarnya.
Sehingga perlu adanya pembentukan yang benar agar perkembangan otak anak dapat berlangsung optimal dan berpengaruh untuk kehidupan nantinya. Menurut Depdiknas (2002) menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan suatu upaya untuk melakukan pembinaan yang mana ditujukan bagi anak usia dini.
Proses pembelajaran yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani rohani anak. Dengan adanya proses pembelajar tersebut diharapkan anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Baik yang diselenggarakan secara formal maupun nonformal serta informal.
  1. Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini
Tujuan dari PAUD sendiri sebenarnya sudah diatur dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Adapun tujuan diselenggarakannya pendidikan PAUD diantaranya yaitu:
  • Dapat membentuk anak Indonesia yang berkualitas dan memiliki pribadi empati. Maksudnya anak dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya. Sehingga diharapkan mereka memiliki kesiapan yang optimal dalam memasuki pendidikan selanjutnya.
  • Dapat membantu menyiapkan anak untuk mencapai kesiapan dalam belajar (akademik) di sekolah.
  • Dapat melakukan intervensi dini dengan menggunakan rangsangan yang tepat. Dengan dilakukannya hal tersebut diharapkan dapat menumbuhkan potensi yang tersembunyi pada anak. Perlu diketahui dimensi perkembangan anak yang dimaksud di sini meliputi bahasa, intelektual, emosi, motorik, konsep diri, bakat dan minat.
  • Dapat melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya gangguan dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
  1. Fungsi Pendidikan Anak Usia Dini
Setelah memahami tentang pengertian dan tujuan dari pendidikan PAUD pada anak, maka selanjutnya kita perlu mengetahui fungsinya.
Menurut Wijaya (2010) mengatakan bahwa fungsi pendidikan PAUD pada anak terbagi menjadi beberapa fungsi. Adapun fungsi yang dimaksud yakni:
  • Fungsi Adaptasi
Merupakan sebuah fungsi yang berperan untuk membantu anak dalam melakukan penyesuaian diri dengan berbagai kondisi di lingkungan. Selain itu, fungsi adaptasi juga berperan dalam membantu anak menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada dalam dirinya sendiri.
  • Fungsi Sosialisasi
Selanjutnya yaitu fungsi sosialisasi yang berperan dalam membantu anak agar memiliki keterampilan sosial. Nantinya keterampilan sosial tersebut berguna dalam pergaulan dan kehidupannya sehari-hari dimana pun ia berada.
  • Fungsi Pengembangan
Sesuai dengan namanya, fungsi yang satu ini berkaitan dengan pengembangan berbagai macam potensi yang dimiliki oleh anak.
Perlu diketahui bahwa setiap potensi yang dimiliki oleh anak tersebut membutuhkan situasi atau lingkungan yang dapat mengsupport nya. Dengan adanya support tersebut diharapkan dapat menumbuh kembangkan potensinya secara maksimal.
  • Fungsi Bermain
Fungsi utama yang satu ini yaitu memberikan kesempatan anak dalam bermain. Seperti yang diketahui hakikat bermain sendiri merupakan salah satu hak anak sepanjang rentang kehidupannya.
Dengan melakukan kegiatan bermain diharapkan anak dapat mengeksplorasi dunianya serta membangun pengetahuan yang ada dirinya.
 
  • Fungsi Ekonomik
Satu lagi fungsi pendidikan anak usia dini yaitu fungsi ekonomik. Perlu diketahui bahwa pendidikan yang terencana pada anak merupakan investasi jangka panjang yang dapat menguntungkan di masa mendatang.
Apalagi jika investasi yang dilakukan tersebut berada pada masa keemasan anak. Tentu saja hal tersebut dapat memberikan keuntungan yang berlipat ganda. Nantinya pendidikan TK menjadi salah satu peletak dasar bagi perkembangan anak selanjutnya.
 
  1. Komponen Pendidikan Anak Usia Dini
Sama halnya dengan pendidikan di atasnya, pendidikan anak usia dini atau PAUD juga memiliki standar kompetensi yang harus dicapai. Standar kompetensi yang dimaksud terdiri atas pengembangan terhadap aspek-aspek moral dan nilai-nilai agama.
Selain itu juga berkaitan dengan nilai sosial emosional, kemandirian, bahasa, kognitif, seni dan fisik-motorik. Nah, berikut ini beberapa komponen yang terdapat pada PAUD. Diantaranya yaitu:
  • Peserta Didik
Komponen yang pertama yakni berkaitan dengan peserta didik. Sasaran layanan PAUD sendiri yakni anak yang berada pada rentan usia 0-6 tahun. Sedangkan untuk pengelompokan anak berdasarkan usianya yaitu:
  • 0-1 tahun
  • 1-2 tahun
  • 2-3 tahun
  • 3-4 tahun
  • 4-5 tahun
  • 5-6 tahun
  • Pendidik
Selanjutnya yaitu kompetensi pendidik pada PAUD harus memiliki kualifikasi akademik sekurang-kurang Sarjana (S-1) di bidang PAUD.
Sedangkan untuk kependidikan lain yaitu psikologi dan memiliki sertifikat profesi guru PAUD atau sekurang-kurangnya telah mendapatkan pelatihan PAUD.
Untuk rasio pendidikan dan jumlah peserta didik akan dijelaskan sebagai berikut. Pendidik harus siap untuk menjadi model bagi para siswa dan dimulai dengan usaha mengenalkan anak dengan buku agar nantinya ia gemar membaca.
  • Usia 0-1 tahun, rasio pendidik untuk 3 peserta didik
  • Usia 1-3 tahun, rasio pendidik untuk 6 peserta didik
  • Usia 3-4 tahun, rasio pendidik untuk 8 peserta didik
  • Usia 4-6 tahun, rasio pendidik untuk 10-12 peserta didik
5. Sistem Pembelajaran
Umumnya untuk proses pembelajaran pada anak usia dini yakni dilakukan melalui kegiatan bermain yang telah dipersiapkan oleh pendidik. Jadi sebelum memulai proses pembelajaran pendidikan harus menyiapkan materi dan proses belajar dengan tepat.
Untuk materi pembelajaran anak usia dini sendiri terbagi menjadi 2 kelompok yakni materi usia lahir sampai 3 tahun dan materi usia anak 3-6 tahun.
Demikian ulasan tentang pengertian, tujuan dan peran dari pendidikan anak usia dini (PAUD). Karena begitu pentingnya pendidikan tahap ini dalam membentuk perkembangan anak, maka sebagai orang tua pastikan untuk memilih sekolah yang tepat.
Dengan sistem pembelajaran yang sesuai diharapkan dapat membuat pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan secara optimal. Semoga bermanfaat!. [ ]

Sumber: armadi.com

5

Redaksi: admin

830

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini