Ucapan Qaulan Karima Dalam Mendidik Buah Hati, Perhatikan Ini Ayah Bunda

0
428
Keluarga harmonis ( ilustrasi foto: pixabay)

PARENTINGISLAM.ID – – Setiap orangtua pasti menginginkan keturunannya atau anak-anaknya menjadi generasi yang saleh dan salehah. Namun perlu diketahui dan sadari bahwa generasi saleh salehah tersebut bukan otomatis lahir dari orangtua yang lebih dulu saleh salehah melainkan melalui sebuah perjuangan panjang dalam proses kepengasuhannya (mendidik).

Selain melalui keteladanan, pendidikan anak sebagian besar dilakukan melalui arahan (ucapan) orangtuanya. Untuk itu dalam berucapa atau bertutur kepada putra putrinya ini.

Orangtua harus menghindari kata-kata negatif serta mengucapakan kata-kata yang positif saja. Dalam Islam hal ini telah diterangkan bagaimana kata-kata (qaulan) postif tersebut:

Qaulan Karima

Qaulan Karima adalah perkataan yang baik (mulia), dibarengi dengan rasa cinta dan mengagungkan sehingga enak didengar. Orangtua dilarang membentak atau mengucapkan kata-kata yang sekiranya dapat menyakiti hati anak.

Anak masih mempunyai memori yang bersih sehingga jika ada kata yang negatif akan tersimpan cukup lama.

 

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

 “Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain-Nya dan hen­daklah kamu berbuat baik kepa­da ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam perawatanmu, ma­­ka jangan kamu katakan “ah” kepa­da­nya dan jangan membentaknya. Ucapkanlah perkataan yang baik (qaulan karima) kepa­da keduanya. ” (QS. Al-Isra: 23).

Meski dalam ayat tersebut membahas komunikasi anak dengan orangtua namun dalam proses pendidikan perkataan yang baik juga wajib dilakukan saat berbicara dengan anak-anaknya. Qaulan Karima harus digunakan khususnya saat berkomunikasi dengan anak-anak meski mereka masih kecil. [ ]

Sumber: dikutip dari buku “ Golden Parenting “ karya Aam Amiruddin

5

Redaksi: admin

872