Usia Berapa Bayi Bisa Melihat dengan Jelas? Ini Tahap Perkembangannya

0
405
ilustrasi foto: freepik
PARENTINGISLAM.ID – – Ketika melihat Si Kecil yang baru lahir sudah bisa membuka matanya sebagai orang tua pasti kita begitu senang sekaligus bertanya-tanya apakah ia sudah bisa mengenali orang yang dilihatnya?
Namun Bunda, sebenarnya ia belum mampu melihat secara jelas. Ya, daya penglihatannya masih terbatas dan belum sempurna. Butuh waktu beberapa bulan seiring perkembangan indera penglihatannya sehingga ia dapat melihat sesuatu dengan jelas.
Ketika lahir, bayi belum mampu memfokuskan penglihatannya terhadap objek dalam jarak dekat. Ia bisa melihat atau menatap Bunda, tapi belum bisa fokus.
Namun tak perlu khawatir. Penelitian menunjukkan, dalam dalam beberapa hari kemudian, bayi sudah dapat mengenali wajah ibunya, daripada wajah orang yang masih asing baginya.
Tahap Perkembangan Penglihatan Bayi Baru Lahir
Lalu, sebenarnya bagaimana tahap perkembangan kemampuan bayi untuk melihat? Yuk, Bunda simak uraian berikut ini:
Usia 0-1 Bulan
Bayi baru lahir hanya mampu melihat warna hitam dan putih serta bayangan abu-abu. Kenapa demikian? Karena sel-sel saraf pada retina belum berkembang dengan sempurna.
Pada bulan pertama ini, bayi belum terlalu sensitif terhadap cahaya. Jadi, Bunda tak perlu cemas bila menyalakan lampu saat ia tidur. Ya, bayi takkan terganggu.
Nah, pada minggu pertama, bayi mulai mampu melihat warna, mulai merah, jingga, kuning, dan hijau. Sedangkan, untuk mampu melihat warna biru dan ungu, bayi tubuh waktu lebih lama.
Pasalnya, cahaya biru memiliki panjang gelombang yang pendek. Di sisi lain, jumlah reseptor warna biru pada manusia ternyata lebih sedikit.
Usia 1-2 Bulan
Pada usia 1-2 bulan, koordinasi kedua mata Si Kecil belum optimal. Alhasil, Bunda mungkin melihat matanya tampak juling (strabismus)
Tapi, jangan khawatir karena itu hal yang normal. Akan tetapi, bila kondisi itu terlalu sering terjadi, bahkan konsisten atau perbedaannya cukup besar, maka Bunda sebaiknya membawa Si Kecil ke dokter untuk untuk diperiksa lebih lanjut.
Usia 2-3 Bulan
Pada rentang usia ini, penglihatan bayi makin berkembang. Penglihatannya semakin tajam. Kedua matanya mulai bekerja sama untuk melihat objek lebih jelas.
Si Kecil mulai mampu mengikuti pergerakan sesuatu mencoba untuk meraih objek yang dilihatnya. Bayi juga mulai belajar untuk mengalihkan pandangannya dari satu objek ke objek lain tanpa menggerakkan kepala.
Di usia ini pula, bayi jadi lebih sensitif terhadap cahaya. Maka Bunda jangan lupa untuk meredupkan lampu kamarnya agar ia bisa tidur nyenyak.
Usia 4-6 Bulan
Pada rentang usia ini, otak bayi yang mengatur penglihatan berkembang sangat pesat. Karena itu, Si Kecil dapat melihat lebih tajam dan mampu menggerakkan bola mata lebih cepat dan bisa fokus saat mengikuti suatu objek.
Ia sudah mampu melihat warna seperti orang dewasa. Si Kecil juga mulai memiliki koordinasi tangan dan mata yang lebih baik. Alhasil, ia mampu mengambil suatu benda dan mengarahkan ke mulutnya dengan tepat.
Usia 5-6 Bulan
Pada usia 5 bulan, Si Kecil mulai mengenal depth perception, yaitu bayi akan mulai dapat mengenali jarak antara suatu objek dengan objek lainnya.
Di usia ini bayi mulai mampu melihat secara tiga dimensi. Nah, usia 6 bulan ini adalah waktu yang tepat untuk memeriksakan matanya ke dokter, untuk mengetahui apakah ada gangguan pada ketajaman mata pada Si Kecil.
Usia 7-12 Bulan
Si Kecil mulai dapat merangkak dan mulai belajar untuk mengoordinasikan penglihatan dengan gerakan tubuhnya. Ia semakin baik dalam menentukan jarak serta lebih akurat dalam mengambil dan melempar suatu objek.
Maka pada rentang usia ini, Bunda mau tak mau harus memberikan perhatian ekstra untuk menjaga Si Kecil dari cedera karena ia akan suka menjelajah lingkungannya.
Hal penting yang perlu diperhatikan Bunda adalah mewaspadai gangguan penglihatan pada Si Kecil. Masalah ini dapat menghambat perkembangan anak.
Karena itu, Bunda perlumenyadari gangguan penglihatan sedini mungkin. Maka pahami perkembangan penglihatan mata Si Kecil, sehingga Bunda pun mengenali potensi terjadinya gangguan pada matanya. [ ]

Sumber: orami.co.id

5

Red: admin

934