Gigi Anak Belum Tumbuh ? Coba Bunda Cek Mungkin Ini Sebabnya

0
192
ilustrasi foto: pixabay

Oleh: Eddy Fadlyana, dr., SpA(K)., M Kes*

 

PARENTINGISLAM.ID – – Dokter, saya seorang ibu rumah tangga berusia 23 tahun. Saya baru mempunyai seorang anak laki-laki  berumur  9 bulan. Perkembangan tubuhnya bagus karena saya sangat memperhatikan kesehatan anak, namun ada masalah yang membuat saya khawatir tentang masalah gigi. Pertanyaan saya Kenapa di usia 9 bulan anak saya giginya belum tumbuh, Bagaimana mengetahui gigi yang akan tumbuh?, Apakah gigi susu penting?, Bagaimana cara menjaga kebersihan gigi bayi?( NN)

 

Jawab:

Demikian sebuah pertanyaan yang masuk melalui pesan singkat ke handphone (hp) penulis beberapa waktu lalu. Pertumbuhan gigi merupakan salah satu tanda anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan sesuai dengan usianya. Untuk itu penulis mencoba menjawab di media saja sekaligus bisa menjadi pengetahuan bagi ayah bunda yang mungkin mengalami permasalahan yang sama.

  1. Kenapa giginya belum tumbuh?

Gigi pertama umumnya akan tampak dalam mulut ketika bayi berusia antara 6 sampai 14 bulan. Jumlahnya sepasang di bagian tengah depan dari rahang bawah atau di rahang atas. Gigi ini disebut gigi seri susu pertama. Kemudian menyusul  geligi  lainya, gigi seri kedua, gigi taring dan 2 geligi geraham. Keseluruhan geligi susu berjumlah 20 buah, yaitu 8 buah geligi seri, 4 buah geligi taring, dan 8 buah geligi geraham.

Jadi, apabila pada anak usia 9 bulan belum tumbuh gigi, maka yang perlu orang tua ketahui  ialah apakah nutrisi/makanan sehari-hari sudah cukup baik untuk pertumbuhan gigi juga periksa pula rongga mulutnya, apakah sudah ada bakal gigi. Namun jangan lupa juga memeriksakan ke dokter akan kemungkinan penyebab lainnya.

  1. Bagaimana mengetahui gigi yang akan tumbuh?

Gusi akan tampak teriritasi, kemerahan dan sedikit mengembung, bila diraba akan terasa adanya puncak gigi. Gejala lain yang sering mengikuti adalah meningkatnya suhu tubuh, mual, dan anak menjadi rewel, tetapi tidak selalu gejala ini disebabkan oleh gigi yang akan tumbuh. Dilaporkan bahwa sedikitnya 60% dari bayi mengalami gejala local dengan tingkat yang berbeda.  Anak cenderung untuk menggosok-gosok gusi di daerah tersebut dengan jari atau objek lain. Air liur keluar berlebihan, kemerahan pada pipi, dan keadaan umum menurun.

  1. Apakah gigi susu penting?

Masih banyak persepsi salah yang mengatakan bahwa geligi susu tidak penting sebab geligi tersebut akan digantikan oleh gigi tetap. Pentingnya gigi susu adalah membantu bayi untuk menguyah, menggigit, dan melembutkan makanan; mempengaruhi bentuk wajah; geligi susu yang sehat akan memberikan pengaruh yang baik untuk geligi penggantinya, masalah pada gigi susu juga akan menimbulkan masalah pada gigi tetapnya;  gigi susu yang berlubang dan tidak terawat, lubangnya akan semakin dalam dan luas sehingga jaringan di dalamnya terinfeksi, timbul sakit yang hebat, abses, dan dapat merusak benih gigi tetap penggantinya.

  1. Bagaimana cara menjaga kebersihan gigi bayi?

Cara mudah untuk melakukan ini adalah dengan menidurkan bayi diatas pangkuan ibu sehingga dengan mudah ibu dapat melihat keadaan mulut anaknya. Ambil sepotong kasa steril 5cm X 5cm. Taruh diatas ibu jari dan jari telunjuk, hapuskan pada puncak gusi rahang atas dan rahang bawah, kemudian beri sedikit pasta gigi yang mengandung Flouride pada kasa tersebut dan digosokkan pada permukaan gigi, jangan lupa untuk membilasnya dengan air matang. Selanjutnya bayi mulai dilatih dengan menggunakan sikat gigi yang lembut. Bersihkan gigi 2 kali sebelum tidur. Anak juga dilatih untuk bisa berkumur yang benar untuk menghilangkan sisa kotoran sesudah menyikat gigi. Semoga bermanfaat. [ ]

*Penulis adalah dokter, pegiat sosial dan konsutan tumbuh kembang anak.

 

5

Redaksi: admin

960

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini