Anak Malas Belajar ? Bisa Jadi Ia Dapat Bullying

0
188

PARENTINGISLAM.ID – – Penyebab anak malas belajar yang selanjutnya adalah bullying. Orang tua dan pihak sekolah perlu peka dalam melihat apakah anak memiliki masalah di sekolah, salah satunya adalah bullying.

Dalam jurnal International Education Studies, bullying atau perundungan berdampak negatif terhadap prestasi akademik anak. Anak malas belajar bisa menjadi salah satu indikasi bahwa anak mengalami bullying.

Orang tua perlu jeli dalam melihat kondisi anak karena bullying tidak hanya bersifat fisik dan verbal, tetapi juga bisa melalui media sosial maupun dikucilkan oleh teman-temannya.

Inilah 10 hal teratas yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah intimidasi/bullying di sekolah.

  1. Mulai dari Rumah

Bicarakan dengan anak Anda tentang apa yang membentuk persahabatan yang sehat dan apa yang tidak. Walaupun penelitian menunjukkan bahwa orang tua seringkali menjadi orang terakhir yang mengetahui kapan anak mereka ditindas atau ditindas orang lain, Anda dapat mematahkan tren itu dengan berbicara dengan anak-anak Anda setiap hari tentang kehidupan sosial mereka.

Ajukan pertanyaan terbuka tentang dengan siapa mereka makan siang, apa yang mereka lakukan saat istirahat dan apa yang terjadi di bus atau dalam perjalanan pulang dari sekolah.

  1. Pelajari Tanda Peringatan

Banyak anak tidak memberi tahu siapa pun ketika mereka telah diganggu. Akibatnya, Anda harus bisa mengenali tanda-tanda yang mungkin bahwa anak Anda ditindas.

Keluhan sakit perut, menghindari kegiatan sekolah dan nilai yang turun adalah bendera merah bahwa sesuatu sedang terjadi. Selain itu, anak-anak yang diintimidasi dapat mengalami perubahan suasana hati, kepribadian, kebiasaan makan dan kebersihan.

  1. Tanamkan Kebiasaan Sehat

Sangat penting untuk menanamkan pola pikir anti-intimidasi. Tetapi ini termasuk lebih dari sekadar mengajar anak Anda untuk tidak memukul, mendorong, atau menggoda anak-anak lain.

Anak-anak harus belajar bahwa bersikap kritis, menghakimi, membuat lelucon yang menyakitkan, dan menyebarkan desas-desus juga tidak sehat dan merupakan bullying. Juga tidak pernah terlalu dini untuk mengajar anak-anak Anda tentang perilaku online yang bertanggung jawab. Cyberbullying adalah masalah besar di antara anak-anak saat ini.

  1. Berdayakan Anak Anda

Berikan tips kepada anak-anak Anda untuk menghadapi intimidasi seperti berjalan pergi, memberi tahu orang dewasa atau mengatakan pada pelaku intimidasi dengan suara keras untuk berhenti. Anda juga harus mengajari anak-anak Anda cara melaporkan intimidasi ketika mereka menyaksikannya.

Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan anak merasa tidak berdaya untuk membantu ketika mereka melihat orang lain diganggu. Lengkapi mereka dengan ide-ide tentang bagaimana menangani situasi sulit ini.

  1. Mengetahui Kebijakan Sekolah Anak

Penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang bagaimana intimidasi ditangani di sekolah anak Anda. Anda tidak hanya akan tahu orang yang harus dihubungi jika terjadi sesuatu, tetapi Anda juga akan memiliki harapan yang jelas tentang bagaimana situasi tersebut dapat ditangani.

  1. Laporkan Insiden Bullying

Hubungi staf sekolah dan minta bertemu langsung dengan mereka jika anak Anda diganggu. Dengan mengadakan pertemuan tatap muka, Anda menunjukkan bahwa Anda berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini.

Anda juga mungkin ingin mendokumentasikan semua insiden intimidasi kalau-kalau situasinya meningkat dan penegakan hukum atau sumber luar lainnya perlu dihubungi.  [ ]

Sumber: parenting.orami.co.id & ciputramedicalcenter.com

5

Redaksi: admin

850

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini