Prinsip Qaulan Ma’rufa Dalam Mendidik Anak

0
152

PARENTINGISLAM.ID – – Secara harfiah Qaulan Ma’rufa artinya perkataan yang baik, ungkapan yang pantas, santun, menggunakan sindiran (tidak kasar), dan tidak menyakitkan atau menyinggung perasaan.

Qaulan Ma’rufa juga bermakna pembicaraan yang bermanfaat dan menimbulkan kebaikan (maslahat). Kata ma`ruf sendiri dalam Al-Qur`an terbilang sebanyak lima kali seperti dalam surat. Al Baqarah ayat 235 dan ayat 263, surat An Nisa ayat 5 dan ayat 8, surat Muhammad ayat 21.

Namun, janganlah kamu membuat perjanjian untuk menikahi mereka secara rahasia, kecuali sekadar mengucapkan kata-kata yang baik (qaulan ma’rufa). (QS.Al Baqarah: 235) . “(Qaulan ma’rufa) Perkataan yang baik dan pem¬berian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Mahakaya, Maha Penyantun”.(QS.Al Baqarah: 263).

Dalam ayat-ayat tersebut makna qaulan ma’rufa mengandung beberapa situasi atau kejadian,

Pertama, berkenaan dengan pemeliharaan harta anak yatim (QS.An Nisa).

Kedua, berkenaan dengan perkataan terhadap anak yatim dan orang miskin.

Ketiga, berkenaan dengan harta yang diinfakkan atau disedekahkan kepada orang lain.

Keempat, berkenaan dengan ketentuan-ketentuan Allah terhadap istri Nabi. Kelima, berkenaan dengan soal pinangan terhadap seorang wanita (QS.Al Baqarah)

Sementara prkatek orangtua dalam mendidik anak dengan menggunakan prinsip qaulan ma’rufa dapat diaplikasikan dalam pola komunikasi yang disesuaikan dengan usianya.

Misalnya, berbicara dengan anak usia SD berbeda dengan anak usia SMP atau dengan anak laki-laki dengan anak perempuan yang mempunyai perasaan lebih lembut. []

5

Redaksi: admin

950

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini