Inspirasi Menanti Buah Hati : Meneladani Kisah Nabi Zakaria

0
169

PARENTINGISLAM.ID – – Setiap pasangan suami istri, pasti ingin rumah tangganya dikaruniai seorang anak yang shaleh serta shalehah. Namun, banyak juga pasangan yang belum juuga dikaruniai anak oleh Allah meski usianya sudah sangat matang untuk mempunyai anak.

Dalam hal ini, kisah Nabi Zakaria bisa menjadi teladan bagi kita. Keduanya diuji oleh Allah subhanahu wa Ta’Ala dengan penantian buah hati selama puluhan tahun. Namun, Islam senantiasa mengajarkan umatnya untuk selalu bersabar.

Allah berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas” (QS. Az-Zumar: 10)

Nabi Zakaria selalu berdoa siang dan malam tak pernah letih untuk berdoa, berpuasa, dan berdzikir kepada Allah.

Dalam Al-Quran disebutkan,

هُنَالِكَ دَعَا زَكَرِيَّا رَبَّهُ ۖ قَالَ رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ فَنَادَتْهُ الْمَلَائِكَةُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي فِي الْمِحْرَابِ أَنَّ اللَّهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيَىٰ مُصَدِّقًا بِكَلِمَةٍ مِنَ اللَّهِ وَسَيِّدًا وَحَصُورًا وَنَبِيًّا مِنَ الصَّالِحِينَ

Disanalah Zakariya mendoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa”. Kemudian Malaikat (Jibril) memanggil Zakariya, sedang ia tengah berdiri melakukan shalat di mihrab (katanya): “Sesungguhnya Allah menggembirakan kamu dengan kelahiran (seorang puteramu) Yahya, yang membenarkan kalimat (yang datang) dari Allah, menjadi ikutan, menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang Nabi Termasuk keturunan orang-orang saleh” (QS. Ali Imran: 38-39)

Tak henti-hentinya Nabi Zakaria berdoa sampai akhirnya ia tumbuh uban. Selama hampir 60 tahun ia tidak henti-hentinya selalu berdoa kepada Allah untuk diberikan anak.

Dituliskan dalam Al-Quran,

قَالَ رَبِّ إِنِّي وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّي وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَلَمْ أَكُنْ بِدُعَائِكَ رَبِّ شَقِيًّا

“Ia berkata “Ya Tuhanku, Sesungguhnya tulangku telah lemah dan kepalaku telah ditumbuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku” (QS. Maryam: 4)

Hingga pada akhirnya Allah mengabulkan doa Nabi Zakaria, “Wahai Zakaria, kami sampaikan kabar gembira padamu, kamu akan mendapatkan seorang anak laki-laki bernama Yahya yang shaleh dan membenarkan kitab-kitab Allah, menjadi pemimpin, menahan diri dari nafsu dan godaan syaitan, dan kelak akan menjadi seorang Nabi.

Kemudian Nabi Zakaria berkata: “Ya Allah, bagaimana aku dapat memperoleh keturunan sedang istriku seorang yang mandul dan akupun sudah lanjut usia.” Allah berfirman: “Hal demikian itu adalah mudah bagi-Ku. Tidakkah telah Ku-ciptakan kamu, sedangkan waktu itu kamu tidak ada sama sekali.”

Akhirnya Zakaria memiliki keyakinan penuh dengan janji Allah. Tak lama kemudian istrinya mengandung dan melahirkan anak lelaki dan kemudian diberi nama Yahya. Seperti yang dijanjikan Allah, kelak Yahya juga akan menjadi seorang nabi seperti sang ayah, Nabi Zakaria.

Maka, untuk setiap pasangan yang sedang menanti kehadiran buah hati di tengah rumah tangganya, jangan mudah putus asa dan menyerah. Serahkan semunya kepada Allah, berdoa dan berdzikirlah terus menerus kepada Allah. Insya Allah, Allah akan memberikan anugerah kepada kita semua berupa anak yang shaleh serta shalehah.

Sumber : islami.co

3

Red: admin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini