Begini Tips Agar Bisa Rukun Saat Tinggal dengan Mertua

0
229

PARENTINGISLAM.ID – – Tinggal bersama mertua kini menjadi pilihan kebanyakan pasangan yang baru saja memulai kehidupan rumah tangga. Alasannya pun tentu bermacam-macam, bisa karena faktor ekonomi, keharusan menjaga orang tua, atau pun karena budaya yang mengharuskan tinggal bersama dengan mertua.

Apapun alasannya, situasi ini tidak pernah mudah bagi sebagian wanita. Bunda dan mertua mungkin akan sering bersitegang. Namun sebenarnya, tinggal dengan mertua tidak selalu menjadi momok dalam kehidupan berumah tangga loh.

Ada juga keuntungan dari tinggal bersama mertua yang dapat Bunda temukan, seperti menghemat uang belanja, dan saling membantu satu sama lain dalam pekerjaan rumah. Dan selain itu, Bunda bisa saling mengenal dan bisa benar-benar menjadi sebuah keluarga dengan ibu mertua.

Nah, berikut ini merupakan beberapa cara agar tinggal bersama mertua menjadi lebih mudah dan senang.

1. Buat Batasan

Buatlah beberapa aturan dasar untuk setiap orang. Misalnya, bergiliran dalam membuang sampak, memasak, dan menghindari satu pihak merasa bertanggung jawab untuk segala urusan rumah. Selain itu, pastikan untuk setidaknya Ayah dan Bunda memiliki waktu berdua. Dengan itu, rumah tangga pun akan terasa nyaman.

2. Hargai Privasi

Meski mungkin akan lebih sulit memperoleh privasi saat tinggal dengan mertua, tapi ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan. Walaupun Bunda tinggal dengan mertua, tentukan area tertentu yang tidak boleh dijangkau oleh mertua.

Ayah dan Bunda perlu mempunyai kamar sendiri, atau lebih baik lagi jika Bunda bisa mempunyai ruangan sendiri dengan dapur kecil di rumah yang sama. Sehingga, Bunda tidak harus untuk bertemu mertua sepanjang waktu dan tetap memiliki kemandirian tetapi masih bisa saling memenuhi kewajiban.

3. Hindari Perdebatan Keluarga

Ketika pasangan tinggal bersama dengan mertua, pastia ada saat dimana terjadi perselisihan atau pun percekcokan. Bila suami Bunda mulai bertengkar dengan keluarganya sendiri, sebaiknya Bunda jangan turut campur. Biarkanlah mereka mengatasi masalahnya sendiri.

4. Pilih Mana yang Perlu Diatasi

Selain menghindari pertengkaran antara pasangan dengan keluarganya, Bunda juuga perlu menghindari adu argument dengan mertua. Tetapi jika Bunda tidak memiliki pilihan lain, bicarakanlah hal tersebut dengan mertua. Misalnya jika mertua selalu masuk ke kamar Bunda tanpa izin, Bunda perlu jelaskan bahwa mertua perlu mengetuk pintu terlebih dahulu.

5. Tahu Kapan Harus Diam

Terkadang mengungkapka kebenaran dan kejujuran memang bisa menyakitkan. Jika Bunda merasa tidak meninggalkan si kecil bersama dengan mertua, Bunda bisa mecari pengasuh anak. Namun jika mertua tetap memaksa, katakanlah hal yang bisa membuatnya senang, seperti “Saya seneng banget Ibu sudah mau membantu, tapi kalo ada pengasuh yang tahu kebiasaan si kecil, saya jadi lebih tenang. Saja juga sedang capek dengan urusan kantor, jadi saya akan sangat butuh pengasuh saat ini.

6. Minta Bantuan Jika Membutuhkan

Tak perlu malu untuk meminta bantuan kepada mertua ketika Bunda memang sedang membutuhkannya. Tetapi, jika tinggal bersama dengan mertua bisa merusak pernikahan Bunda, cobalah berkonsultasi dengan konselor pernikahan atau carilah cara untuk tinggal di tempat terpisah dengan mertua.

Sumber : ibupedia.com

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages : Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

717

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini