Saatnya Melatih Si Kecil Untuk Hidup Sederhana

0
252

PARENTINGISLAM.ID – – Perkembangan zaman dan teknologi menyebabkan akses terhadap informasi dan media sosial pun semakin mudah. Bukan hanya orang dewasa, tetapi anak-anak pun merasakan dampaknya.

Dengan banyaknya youtuber cilik dan influencer sekarang ini, bisa menyebabkan anak menjadi rentan untuk terpengaruh gaya hidup yang tidak sesuai dengan kemampuan keluarga. Apalagi jika si kecl tiba-tiba minta untuk dibelikan mainan yang ia lihat di media sosial.

Kondisi ini terntu tidak boleh disepelekan, karena anak bisa terbawa arus trend an memiliki gaya hidup mewah tanpa melihat kemampuan keluarganya. Untuk itu, penting bagi Bunda untuk mengajak dan membiasakan anak-anak hidup sederhana sejak dini.

Berikut beberapa tips yang dapat Bunda terapkan kepada anak untuk membiasakan hidup sederhana.

1. Menyeleksi Mainan Anak

Sebenarnya, anak-anak tidak memerlukan banyak mainan. Mereka hanya perlu kita (orang tua) untuk dapat bermain dengan mereka. Nah, dalam gaya hidup sederhana, cobalah ajak anak untuk menyeleksi mainan yang terlalu banyak dan memberikannya kepada yang membutuhkan. Selain mendukung gaya hidup sederhana, hal itu juga dapat melatih jiwa sosial pada anak.

Sebagai tips, Bunda dan si kecil bisa memilih mainan yang bersifat long-lasting, seperti balok kayu, bola, pernik kerajaan tangan, dan buku untuk disimpan di rumah.

2. Memberi Ruang untuk Bereksplorasi

Membebaskan anak bermain di alam juga merupakan salah satu cara mendidik anak untuk hidup sederhana. Ketika di alam, anak akan belajar banyak hal dan dalam prosesnya mereka akan kepanasan, kotor, atau sering terjatuh. Nah, pengalaman-pengalaman itulah yang mencerminkan kesederhanaan dalam hidup.

3. Libatkan Anak Saat Berbelanja

Ketika memilih bahan makanan, Bunda bisa menjelaskan kepada mimilih barang tersebut. Misalnya Bunda memilih untuk membeli 1 kotak susu dibandingkan 2 kotak susu, karena lebih hemat dan tidak boros jika pada akhirnya susu tersebut tidak habis.

Walaupun anak belum begitu mengerti, tapi cara ini secara tidak langsung menjelaskan pada anak bahwa orang tuanya selektif dan hanya membeli jumlah yang dibutuhkan.

4. Memberi Anak ‘Upah’ untuk Sesuatu yang Ia Kerjakan

Sistem pemberian upah atau uang saku dapat menjelaskan kepada anak bahwa segala sesuatu bisa didapat dari usaha. Bukan hanya asal meminta lalu simsalabim mereka mendapatkan apa yang mereka mau.

Bunda bisa memulainya dengan mengajarkan anak untuk membersihkan kamarnya sendiri. Kemudian berikan anak upah berupa uang ataupun makanan. Jika berupa uang, Bunda bisa sambil mengajarkannya untuk menabung.

5. Berhemat dan Jangan Membelikan Anak Segalanya

Bunda tidak perlu menuruti semua keinginan anak. Jika ketika anak ingin dibelikan dan mainan di rumah masih banyak, Bunda bisa dengan tegas mengatakan, “Kita tidak beli itu, ya”. Dan Bunda juga bisa mengajarkan kepada anak bahwa jika ia ingin membeli barang tersebut, ia harus menabung terlebih dahulu.

6. Memilih Hiburan Sederhana

Bunda tidak perlu selalu mengajak anak ke bioskop atau pusat permainan yang berada di mall, sebaiknya ajaklah anak untuk menghabiskan waktu di taman atau di pantai. Bermain bola bersama, bersenang-senang di playground, atau belajar sensori dengan pasir pantai dapat menambah kedekatan antara orang tua dan anak.

7. Libatkan Anak dalam Pekerjaan Rumah

Libatkanlah anak dalam momen memasak dan pekerjaan rumah lainnya. Dengan melibatkan anak dalam proses memasak, ia akan paham bagaimana repotnya dalam membuat hidangan untuk keluarga. Dan setelah makanan selesai, akan muncul kepuasan dan kebanggaan dalam diri anak.

8. Ajak Anak Ketika Ayah/Bunda Melakukan Hobi

Sesekali, ajaklah anak ketika Ayah atau Bunda meelakukan hobi masing-masing. Misalnya ketika Ayah hobi memancing, anak bisa ikut memancing juga. Dengan ini, waktu antara Ayah dan anak pun lebih banyak dan menambah kedekatan antara orang tua dan anak.

Sumber : ibupedia.com

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages : Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

722

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini