3 Posisi Anak Dalam Kehidupan Menurut Islam

0
402

PARENTINGISLAM.ID – – Anak merupakan anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada umatnya. Banyak surat yang di dalam Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa anak merupakan amanah dari Allah SWT. Selain itu, anak juga meruapakn tempat untuk mencurahkan rasa kasih sayang dan pengorbanan kita sebagai orangtua.

Orangtua telah mencurahkan seluruh tenaga, jiwa, dan raganya untuk sang anak. Seorang Ibu telah mempertaruhkan nyawa ketika melahirkan anaknya, dan seorang Ayah telah mempertaruhkan tenaga, pikiran, dan segalanya saat mencari nafkah untuk keluarganya.

Tetapi, di waktu yang bersamaan ternyata seorang anak juga menjadi cobaan terbesar bagi kedua orang tuanya.

Berikut merupakan 3 posisi anak dalam kehidupan, yaitu

1. Fitnatun (Cobaan)

Contoh posisi anak sebagai fitnatun/cobaan adalah ketika anak sering berulah ataupun anak yang karena kelakuannya bisa mencoreng nama keluarga. Sekeras apapun usaha kedua orang tuanya dalam mengembalikan sang anak ke jalur yang benar, tetapi anak tersebut tetap bertahan dengan sikapnya.

Allah berfirman, “Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah pahala yang besar.” (Q.S. At-Tagabun: 15)

2. Ziinatun Hayat (Perhiasan Dunia)

Posisi anak sebagai ziinatun hayat/perhiasan dunia berarti tipe anak yang dapat membanggakan kedua orangtuanya tidak hanya kesuksesanya dalam keduniawian saja, tetapi pintar dalam bidang akademis pula, misalnya karir yang mapan.

Allah berfirman, “Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Q.S. Al-Kahf: 46)

3. Qurrata A’yun (Penyejuk Hati)

Posisi anak sebagai qurrata a’yun/penyejuk hati merupakan tipe anak idaman semua orang tua. Anak ini dapat menenangkan hati orang tuanya, membanggakan keduniawiannya, serta memahami secara penuh tentang agama Islam serta dapat megamalkanya.

Allah berfirman, “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan: 74)

Anak adalah anugerah terindah sekaligus amanah Allah yang diberikan kepada setiap orang tua. Oleh karena itu, orang tua hendaknya memperhatikan kebutuhan dan perkembangan anak-anaknya,
agar mereka tumbuh menjadi anak yang sehat, baik jasmani maupun rohani, dan barakhlaqul karimah serta memiliki intelegensi yang tinggi.

Sumber : Muliakan Ibumu (Aam Amiruddin)

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages :Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

822