Langkah-Langkah Mengajari Anak Bersikap Terhadap Bullying

0
179

PARENTINGISLAM.ID – – Tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya mengalami bullying di sekolah.  Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan, seyogyanya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak untuk mendapatkan pembinaan pengetahuan dan mental terbaik selain di rumah. Tetapi fakta yang cukup menggelisahkan adalah kenyattaan bahwa tidak ada satu sekolah pun yang bisa betul-betul menjamin bebas dari tindak bullying.

Bullying merupakan tindakan menyakiti baik secara fisik maupun verbal dan sikap yang dilakukan secara terus-menerus. Misalnya sering diejek, dikucilkan, dijambak dan perilaku kasar lainnya. Bullying ini amat berbahaya bagi perkembangan anak di masa depan.

Berdasarkan riset yang dilakukan tim peneliti dari University of Warwick dan University of Bristol, Inggris, anak-anak yang mendapatkan tindakan bullyingdi sekolah cenderung mengalami psikotik,yaitu gangguan jiwa berupa ketidakmampuan anak untuk menerima realita, dan gangguan ini terjadi ketika mereka berumur 18 tahun.

Mengingat bahaya jangka panjang yang dapat terjadi pada buah hati kita, untuk itu perhatikan langkah-langkah berikut untuk mengajari anak bagaimana cara bersikap terhadap bullying.

1. Ajari Anak Untuk Menyadari Tanda Bullying

Pertama-tama, jelaskanlah kepada anak apa itu bullying, bagaimana contohnya, apa bahayanya, agar anak pun mengerti dan memahami apa itu bullying.

2. Tidak Sadar Ketika Mem-bully

Kadang kala anak kecil tidak sadar bahwa dirinya sedang melakukan bullying pada temannya. Misalnya menghina temannya dengan mengatakan, “Gendut!” Jadi, sebagai orangtua ajari mereka bahwa mengejek itu dapat melukai hati seseorang. Posisikan juga mereka sebagai korban agar mereka dapat lebih mudah untuk memahaminya.

3. Ajari Anak Melapor

Ajari anak jika mereka mendapatkan tindak bullying, segeralah memberitahu orangtua. Meskipun mereka berada di bawah ancaman, beri tahukan mereka bahwa mereka memiliki orangtua yang siap untuk melindungi mereka. Selain itu, beritahukan kepada anak dampak yang dapat terjadi apabila mereka tutup mulut, karena itu hanya akan menyenangkan pelaku bullying.

4. Tidak Memperdulikan Perkataan Buruk Orang Lain

Ajari anak untuk selalu bangga terhadap dirinya sendiri. Jangan pedulikan perkataan buruk orang lain seperti mengejek dan mencemooh.

5. Tidak Bercerita Karena Takut

Beberapa anak yang mengalami tindak bullying ini tidak menceritakan hal tersebut kepada orangtuanya dengan alasan takut dengan reaksi orangtuanya. Untuk itu, jalinlah kedekatan dan komunikasi yang produktif sehingga anak pun menjadi yakin bahwa orangtua merupakan tempat melapor yang terbaik.

6. Ajari Anak Untuk Tidak Membalas Dendam

Membalas saat dibully itu perlu untuk menghentikan aksi bullying. Tapi tidak dengan membalas dendam.

7. Ajari Anak Kepercayaan Diri

Kita memang tak selamanya bisa terus-menerus berada di samping dan menjaga anak kita. Oleh karen itu, sikap terbaik adalah dengan menumbuhkan dan mengajarinya sifat percaya diri dan tangguh dalam menghadapi masalah.

8. Orangtua Jadilah Teladan

Untuk para orangtua, jadilah teladan bagi anak-anak. Jadilah sosok yang menyenangkan bagi anak. Jalinlah komunikasi positif bersama anak dan seringlah ajak anak untuk menceritakan bagaimana kesehariannya.

9. Boleh Kabur Saat Dibully atau Membalas Bila Berani

Ajari mereka apa yang harus dikatakan saat ada yang mengganggu. Sistem pengajaran ini dapat dilakukan melalui permainan bermain peran sebagai korban bullying.

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages :Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

877

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini