Kenali Berbagai Macam Resiko Kehamilan di Usia Muda

0
554

PARENTINGISLAM.ID – – Bunda, sebagai orangtua kita harus selalu mengawasi dan membimbing anak kepada jalan yang benar. Apalagi ketika anak sudah mulai memasuki usia remaja maka ia semakin rentan terhadap pergaulan yang di luar sana. Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai orangtua untuk mengetahui lingkungan sosial anak agar mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang dilaknat oleh Allah SWT.

Berikan edukasi seks pada anak agar mereka mengetahui dan mengerti bahaya dan resiko yang dapat terjadi jika mereka mengambil jalan yang salah. Salah satunya adalah kehamilan di usia muda. Kini di Indonesia sudah banyak sekali kasus pernikahan di bawah umur. Semua dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti paksaan orangtua, tuntutan ekonomi, pernikahan dini, maupun kasus kehamilan di luar pernikahan.

Perlu diketahui, bahwa idealnya seorang perempuan yang siap mengandung sudah berusia 21 – 35 tahun. Minimnya pengetahuan di masyarakat tentang ini menyebabkan angka kehamilan usia remaja di Indonesia menjadi tinggi.

Padahal, menurut para ahli kesehatan ada banyak sekali resiko berbahaya yang dapat terjadi jika hamil di usia muda.

1. Keguguran

Keguguran dapat terjadi karena disengaja ataupun tidak disengaja. Tetapi, kehamilan di usia muda umumnya lebih tinggi untuk mengalami keguguran karena organ-organ reproduksinya belum matang sempurna sehingga belum kuat untuk menghadapi kehamilan.

2. Bayi Lahir Prematur

Bayi yang tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup dari sang ibu dapat menyebabkan bayi lahir premature dan berat badan bayi rendah. Hal tersebut biasanya terjadi karena minimnya pengetahuan sang ibu tentang pentingnya gizi saat hamil.

3. Resiko Kelainan pada Bayi

Wanita dengan usia 20 tahun ke bawah cenderung memiliki sel telur yang belum sempurna. Ketidaksempurnaan itu juga tentu akan berakibat pada janin yang dihasilkan menjadi tidak sempurna dan justru berdampak cacat fisik pada anak. Untuk itu, penting bagi sang ibu untuk selalu mengkonsultasikan kandungannya ke dokter kandungan.

4. Depresi Pasca Melahirkan

Perubahan horman yang terjadi saat hamil, dapat membuat wanita di usia 20 tahun ke bawah rentan mengalami depresi pasca melahirkan .Selain itu, dari sisi psikologi peremppuan dibawah usia 20 tahun juga masih cenderung labil sehingga tingkat stress dan depresi juga jauh lebih besar. Besar kemungkinan mereka akan terkena baby blues.

5. Resiko Kematian pada Ibu atau Bayi

Pada usia remaja, Rahim dan organ panggul belum sepenuhnya kuat untuk menampung janin sehingga dapat menyebabkan masalah pada saat kehamilan ataupun persalinan. Hal yang bisanya terjadi pada kehamilan di usia muda adalah keguguran, pendarahan, persalinan premature, melorotnya organ panggul, dan lainnya.

Hal-hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya luka serius pada saat melahirkan, dan dapat menyebabkan kematian pada ibu ataupun calon bayi. Oleh karena itu, jika Bunda memiliki anak remaja, penting bagi Bunda untuk memberikan edukasi seks padanya agar ia mengerti bahaya dari kehamilan di usia muda.

Sumber : popmama.com

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages :Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

833