Pahami Apa Saja yang Menjadi Kewajiban Seorang Istri

0
311

PARENTINGISLAM.ID – – Bunda, bukan hanya suami yang mempunyai kewajiban penting dalam rumah tangga. Seorang istri pun memiliki peran dan kewajiban dalam menjalankan rumah tangga. Walaupun kewajiban yang dimiliki tidak sama dengan suami, tetapi kewajiban seorang istri sama pentingnya dalam membangun keluarga dan rumah tangga yang harmonis.

Berikut merupakan kewajiban yang wajib dilakukan oleh para istri.

1. Menjaga Kehormatan Diri

Seorang istri yang menjaga kehormatan dirinya adalah istri yang dapat menjaga harta suaminya dan tidak menerima tamu laki-laki (selain dari keluarga istri) untuk masuk ke dalam rumah saat sang suami tidak berada di rumah.

Allah berfirman,

فَالصَّالِحَاتُ قَانِتَاتٌ حَافِظَاتٌ لِلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ اللَّهُ

“…Maka, perempuan-perempuan yang shaleh adalah perempuan yang taat kepada Allah dan menjaga diri ketika suaminya tidak ada karena Allah telah menjaga mereka.” (Q.S. An-Nisa [4]: 34)

Allah pun memberikan sebuah jaminan kepada seorang istri yang mampu menjaga kehormatan dirinya, yaitu kenikmatan surga. Sebagaimana Rasulullah bersabda,

Jika perempuan mengerjakan shalatnya yang lima waktu, puasa Ramadhan, memelihara kehormatannya, dan taat kepada suaminya maka akan dikatakan kepadanya, ‘Masuklah ke dalam surga dari pintu mana saja yang engkau sukai.’” (H.R. Ahmad dan Thabrani)

2. Membahagiakan Suami

Sebagai seorang istri dianjurkan untuk berhias diri dengan pakaian yang bersih dan harum agar manrik dan menyenangkan dalam pandangan suaminya. Anjuran ini juga berlaku sebaliknya, para suami disunnahkan untuk berhias untuk menyenangkan istrinya. Rasulullah bersabda,

Sebaik-baik perempuan ialah bila engkau pandang menyenangkan, bila engkau perintah dia taat kepadamu, dan bila engkau tinggal di belakang dia menjaga pada dirinya dan hartanya.” (H.R. Ibnu Majah)

Ibnu Abbas pernah berkata, “Saya berdandan untuk istri saya sebagaimana dia juga berhias untuk diri saya. Saya sangat suka jika saya dapat mengambil hak saya yang ada pada dirinya, sehingga dia juga dapat mengambil hak-haknya yang terdapat pada diri saya.”

3. Mensyukuri Pemberian Suami

Sebagai seorang istri, kita harus hadir pada saat suami berada di atas maupun di bawah. Ketika suami mengalami kesempitan rezeki atau musibah, istri harus selalu bersabar dan senantiasa memberikan dukungan kepada suami. Dengan begitu, suasana di dalam rumah tangga akan selalu berada di jalan yang diridhoi oleh Allah SWT. Sebagaimana Rasullullah bersabda,

Saya pernah melihat neraka. Kebanyakan penghuninya adalah kaum perempuan, yaiitu mereka yang tidak tahu berterima kasih kepada suami. Andaikan engkau (suami) berbuat baik kepada seseorang di antara mereka setahun, kemudian dia melihat sedikit cela padamu, maka dia akan mengatakan, ‘Saya tidak pernah melihat kebaikan sama sekali darimu,’” (H.R. Bukhari)

Sumber : Mengapa Menunda Nikah (Aam Amiruddin & Ayat Priyatna Muhlis)

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages :Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

855