Bentuk Kekerasan pada Anak yang Harus Orangtua Hindari

0
375

PARENTINGISLAM.ID – – Sebagai orangtua kita seharusnya berperan menjadi perlindung yang mencurahkan segala kasih sayang bagi anak. Tetapi tidak sedikit orangtua yang menggunakan kekerasan untuk membuat anak tunduk dan patuh. Mereka seolah lupa bahwa tubuh yang kekar itu akan redup seiring dengan bertambahnya usia. Dan anak akan tumbuh menjadi pemudah yang kuat. Saat itu terjadi, apakah anak masih akan patuh terhadap orangtuanya? Atau malah sebaliknya anak memperlakukan orangtuanya seperti ia diperlakukan dahulu?

Sungguh, tujuan dari hukuman dalam pendidikan Islam tidak lain adalah sebagai nasihat serta bimbingan, bukan sebagai ajang pelampiasan amarah. Keberadaan Ayah dan Ibu di sisi anak secara seharusnya dapat membuat ia merasa nyaman dan tenteram.

Tetapi jika orangtua hanya memberikan hukuman dan kekerasan kepada anaknya maka hanya aka nada kesedihan dan kegundaan dalam dirinya.

Terdapat beberapa bentuk kekerasan yang belum atau tidak disadari oleh orangtua, diantaranya.

1. Tidak Peduli Terhadap Janin

Kekerasan pada anak dapat terjadi ketika anak masih berada dalam rahim ibu. Misalnya seorang ibu yang mengonsumsi berbagai inuman dan barang-barang haram yang dikonsumsi saat hamil, seperti rokok, alkohol, ganja, dan narkoba. Hal ini dapat menyakiti si bayi dan menjadi penyebab kerusakan organ tubuh pada bayi.

2. Tidak Mengakui Anak Sendiri

Orangtua yang tidak mau mengakui anaknya sendiri dapat menyebabkan anak mengalami penderitaan batin yang amat pedih. Hancurlah masa depannya, kelamlah kehidupan yang dijalaninya, serta buruklah keadaannya, dan ia akan dibenci oleh orang-orang  di sekelilingnya.

Rasululllah bersabda,

Barangsiapa tidak mengakui anak kandungnya sendiri guna menghinakannya di dunia, maka Allah menghinakan dirinya pada hari Kiamat kelak, yakni di depan semua makhluk-Nya, sebagai balasan yang setimpal.”

3. Tidak Mau Menyusui Anak

Menyusui anak merupakan hak syar’i bagi anak dan ia termasuk nikmat Allah yang paling besar bagi mereka. Namun sayangnya, beberapa ibu menolak menyusui bayinya dengan alasan ingin merawat keindahan postur tubuhnya supaya tetap langsing. Ini merupakan bentuk kekerasan dan kedzaliman terhadap sang bayi.

4. Tidak Memberi Nafkah Primer

Bentuk lainnya adalah dengan tidak memberi anak nafkah. Akibatnya anak menempuh jalan yang ssalah dalam mencukupi kebutuhannya. Misalnya mencuri dan menguti barang orang lain. Dengan begitu, secara tidak langsung orangtua turut andil dalam penyimpangan perilaku anaknya ini.

5. Menjadikan Anak Menjadi Korban Pertengkaran Orangtua

Sebesar apapun pertengkaran yang terjadi di antara kedua orangtua, hendaklah tidak menjadikan anak sebagai korban dan menjadi pelampiasan kekesalan. Anak akan merasa terlantar tanpa pengawasan orangtua yang egois. Kondisi ini akan bertambah parah jika permasalahan yang terjadi tak kunjung selesai dalam waktu yang lama, sehingga banyaklah kemaslahatan anak yang terabaikan.

Sumber : Mencetak Generasi Rabbani (Abu Ihsan al-Atsari & Ummu Ihsan)

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages :Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

876