Mengajak Anak Untuk Berhijab Sejak Dini

0
438

PARENTINGISLAM.ID – – Bunda tentu telah mengetahui hukum dari berhijab bagi seorang muslimah ialah wajib. Hukum ini berlaku ketika anak perempuan telah mencapai masa balighnya. Allah Ta’Ala berfirman :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59).

Oleh sebab itu, Bunda wajib mengajarkan anak untuk berhijab. Tetapi, kadang kala cara yang orangtua lakukan seringkali belum tepat. Banyak orangtua yang baru mengajarkan anaknya berhijab ketika mereka sudah beranjak dewasa. Alangkah baiknya jika anak dikenalkan untuk berhijab sejak dini sehingga mereka dapat membiasakan diri dengan menggunakan hijab. Selain itu, cara tersebut juga dapat menumbuhkan rasa cinta sang anak terhadap hijabnya.

Dengan mengenalkan hijab sejak kecil, anak juga dapat mengetahui bahwa hijab merupakan salah satu identitas seorang muslimah yang harus selalu mereka jaga. Berikut merupakan cara-cara yang dapat Bunda lakukan dalam mengajarkan anak untuk berhijab.

1. Kenalkan Anak pada Pakaian Muslimah

Orangtua dapat mengenalkan hijab kepada anak sejak kecil dengan cara membiasakan mereka untuk memakai pakaian muslimah secara bertahap, seperti memakaikan kerudung dan juga baju panjang. Tidak perlu dilakukan setiap saat, tetapi lakukanlah ketika mereka akan keluar rumah atau hendak berpergian. Penting juga bagi Bunda untuk memilihkan bahan yang cocok bagi anak. Pilihkan bahan yang mudah menyerap keringat dan nyaman ketika dipakai.

2. Berikan Motivasi dan Pujian pada Anak

Bunda juga perlu memberikan motivasi dan pujian kepada anak agar mereka merasa bahwa yang mereka lakukan adalah suatu hal yang baik. Bunda dapat berkata seperti, “Kamu anggun sekali, Nak, memakai hijab ini. Bunda bangga sama kamu. Dipakai terus ya hijabnya kalau keluar rumah!” atau Bunda bisa berkata seperti ini, “Allah pasti sayang sekali sama kamu, Nak, karena kamu mau menuruti yang sudah Allah perintahkan untuk anak perempuan, yaitu berhijab”.

3. Beri Pemahaman pada Anak tentang Hijab

Ajarkan anak bahwa berhijab adalah perintah Allah. Sampaikan pada mereka secara bertahap dan lembut bahwa Allah akan terus melihat yang mereka lakukan dan Allah sangat mencintai wanita yang berhijab karena Allah. Dengan demikian, mereka akan terbiasa berhijab semata karena Allah, bukan sekedar untuk pujian dari orang lain. Selain itu, hal lain yang juga penting ialah sang anak harus mendapatkan contoh atau teladan nyata dalam hal berhijab dari ibunya sendiri. Karena Bunda ialah sosok wanita yang selalu berada di samping anak dan tentunya akan sangat mempengaruhi kebiasaan anak.

4. Berikan Reward pada Anak

Sesekali berilah hadiah atau reward kepada anak karena telah rajin dan semangat dalam berhijab. Namun, orangtua harus selalu mengingatkan anaknya bahwa hadiah terbesar yang kelak akan mereka dapat atas ikhtiar mereka dalam berhijab ialah hadiah dari Allah, yakni surga. Dengan demikian, sang anak semakin termotivasi utnuk dapat dicintai Allah dan menggapai surga-Nya.

5. Pilihkan Lingkungan yang Baik bagi Anak

Ketika orangtua hendak membiasakan sang anak untuk berhijab, pilihkanlah lingkungan yang baik untuk mereka. Pilihkanlah lingkungan yang dapat menambah kecintaan mereka terhadap hijab atau lingkungan yang dapat memberikan motivasi untuk anak dalam berhijab. Bunda dapat memilihkan mereka tempat berilmu yang baik, seperti majelis pengajian anak-anak dan sekolah islami. Kemudian, Bunda dapat mengajarkan anak untuk berhijab dengan syari secara bertahap.

Hal-hal tersebut penting dilakukan sedari kecil karena akan menjadi kebiasaan di waktu mereka tumbuh menjadi dewasa. Jika cara ini dilakukan dengan penuh keikhlasan dan kedisiplinan, insyaAllah orangtua akan mendapatkan hasilnya. Seperti yang telah Rasulullah SAW. sabdakan sebagai berikut.

إِذَا مَاتَ ابْنُ ﺁدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ:صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ,أَوْعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ,أَوْوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْلَهُ

Jika anak cucu Adam mati, terputuslah semua amalannya, melainkan tiga hal: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya,” (H.R. Muslim).

Sumber : abiummi.com

3

Red: admin

Follow juga akun sosial media kami

Instagram : @parenting_islam.id

Fanspages :Parenting Islam ID

Youtube : Parenting Islami

869

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini